Belanda, Sumselupdate.com– Rumah lelang Sotheby’s menyatakan sebuah lukisan yang diperkirakan karya seniman Belanda Frans Hals dan telah terjual seharga US$10,8 juta atau sekitar Rp140,7 miliar, ternyata palsu.
Rumah lelang itu menjual lukisan kepada seorang pembeli dari Amerika Serikat yang identitasnya dirahasiakan pada pertengahan tahun 2011.
Sotheby’s melakukan uji pigmentasi yang akhirnya menyimpulkan bahwa lukisan berjudul An Unknown Man itu dipastikan palsu, atau bukan karya Hals. Demikian dikutip dari BBC, Jum’at (7/10).
Sotheby’s menegaskan, serangkaian uji pigmentasi menunjukkan kehadiran material-material modern yang digunakan dalam lukisan sedemikian rupa sehingga lukisan itu tidak mungkin dibuat pada abad ke-17.
Skandal pemalsuan ini terkuak menyusul penyitaan lukisan Venus awal tahun ini. Disebutkan karya itu dibuat tahun 1531 dan diatribusikan dibuat oleh Lucas Cranach, seorang seniman Renaisans.
Dimiliki oleh Pangeran Liechtenstein, lukisan disita oleh otoritas Prancis ketika lukisan dipinjamkan untuk dipamerkan di daerah Aix-en-Provence.
Pihak berwenang menyitanya setelah muncul klaim lukisan tersebut palsu.
Ternyata sumber lukisan Hals dan Cranach sama sehingga Sotheby’s mengambil kanvasnya untuk diteliti atas izin pembeli dan penjual sebelumnya.
Malangnya, sebut Sotheby’s, analisis itu mengukuhkan bahwa karya tersebut tidak diragukan lagi adalah palsu. Sotheby’s pun membatalkan penjualannya dan membayar kembali konsumen sepenuhnya. (shn)











