Cegah Seks Bebas, DPPKB Empat Lawang Gelar Deklarasi Bersama Genre dan PIK

Writer: - Jumat, 21 Juni 2024
DPPKB melaksanakan langkah preventif melalui program GenRe (Generasi Berencana) Goes to School di SMP/sederajat dan SMA/SMK/sederajat se-Kabupaten Empat Lawang, Kamis (20/6/2024).

Tebingtinggi, Sumselupdate.com Dalam upaya mengantisipasi permasalahan seputar remaja di Bumi Saling Keruani Sangi Kerawati, Pemkab Empat Lawang melalui DPPKB melaksanakan langkah preventif melalui program GenRe (Generasi Berencana) Goes to School di SMP/sederajat dan SMA/SMK/sederajat se-Kabupaten Empat Lawang, Kamis (20/6/2024).

Kepala DPPKB Munfazir Gozali mengatakan, kegiatan tersebut merupakan langkah kongkrit dari pemerintah untuk mencegah terjadinya prilaku seks bebas pernikahan di usia anak dan pencegahan seks pra nikah.

Read More

Maka dari itu, pihaknya mengundang para anak sekolah se-Kabupaten Empat Lawang mulai dari tingkat SMP hingga SMA untuk deklarasi bersama dalam upaya memerangi hal tersebut.

Selain, dibahas juga tentang Narkotika, Psykotropika,dan Zat Aditif Lainnya (NAPZA) dan stunting.

“Kegiatan ini merupakan salah satu kegiatan dari PIK-R (Pusat Informasi dan Konseling Remaja). GenRe sendiri yakni singkatan dari Generasi Berencana, yang sasarannya adalah remaja usia sekolah di Kabupaten Empat Lawang,” katanya.

Sementara itu, Kabid Ketahanan Kesejateraan Keluarga, Nurmala menjelaskan, program ini bertujuan meningkatkan pengetahuan remaja tentang permasalahan seputar dunia remaja.

“Kami berharap melalui program ini remaja akan mendapatkan informasi yang tepat tentang segala permasalahan seputar dunia remaja serta meningkatkan pengembangan PIK (Pusat Informasi dan Konseling) Remaja Unggulan Jalur Sekolah,” ujarnya.

“Karena PIK-R adalah wadah kegiatan program Generasi Berencana (GenRe) yang dikelola dari, oleh, dan untuk remaja dengan Programnya yaitu program PKBR (Penyiapan Kehidupan Berkeluarga Bagi Remaja),” sambungnya.

Hal itu bertujuan untuk memberikan pelayanan informasi dan konseling mengenai kesehatan reproduksi dan juga tentang perencanaan kehidupan berkeluarga serta kegiatan-kegiatan penunjang lainnya bagi usia remaja, agar anak-anak menjadi generasi yang cerdas, sehat, ceria dan berencana.

Ia juga berharap para peserta dapat mengikuti pembinaan dengan serius yang selanjutnya untuk dapat mengaplikasikan di Sekolah dan tempat tinggalnya.

“Sehingga dapat mewujudkan keluarga yang berketahanan yang pada akhirnya melahirkan generasi yang berkarakter,” pungkasnya. (**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts