Bamsoet Ingatkan Pengusaha Muda Berpolitik Secukupnya

Writer: - Rabu, 3 April 2024
Bamsoet usai buka puasa bersama Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI) di Jakarta, Selasa (2/4/2024).

Jakarta, sumselupdate.com – Ketua MPR RI sekaligus  mantan Ketua DPP HIPMI 2001-2004 Bambang Soesatyo (Bamsoet)  mengajak semua pihak untuk menunjukan kedewasaan berpolitik dan berdemokrasi. Semua pihak yang berseteru dalam Pemilu dan Pilpres 2024   pihak yang menang ataupun kalah, harus legowo dan kembali merekatkan persatuan dan kesatuan bangsa.

“Kehadiran Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani berbuka puasa bersama di rumah Rosan Roeslani, Ketua Tim Kampanye Nasional Prabowo – Gibran, menunjukkan kematangan Puan sebagai politisi. Puan mampu menunjukkan kedewasaan  berpolitik, dengan memisahkan antara kepentingan politik dan pertemanan,” ujar Bamsoet usai menghadiri buka puasa bersama Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI) di Jakarta, Selasa (2/4/2024).

Read More

Hadir antara lain pendiri HIPMI Abdul Latief, Menteri ATR/BPN Agus Harimurti Yudhoyono, Anggota Komisi I DPR Dave Laksono, Maruarar Sirait, Ketum BPP HIPMI Akbar Himawan Buchari serta pengurus BPP dan BPD HIPMI lain.

Ketua DPR Ke 20 ini menjelaskan, kehadiran dia dan Puan ke kediaman Rosan dalam rangka buka bersama dan khataman Al-quran, bukan dalam agenda politik. Puan pun hadir karena bersahabat dengan istri Rosan.

“Momentum bulan Ramadhan harus dijadikan ruang oleh  politisi untuk berkumpul kembali setelah bertarung pada Pilpres dan Pemilihan anggota legislatif 2024. Jangan pertajam perseteruan di Pemilu yang telah kita lewati. Jadikan Ramadhan untuk meluruhkan serta menghapus perseteruan,” kata Bamsoet.

Baca juga : Hasil Uji Kelayakan dan Kepatutan Calon Anggota LPSK Akan Diserahkan kepada Pimpinan DPR

Dikatakan, komunikasi meredam ketegangan di ranah politik cukup penting. Komunikasi merupakan kata kunci guna meredakan ketegangan politik pasca Pemilu.

“Dalam politik tidak boleh baperan. Kita boleh berseberangan atau berbeda pandangan dalam satu hal. Tetapi, tidak kemudian semua hal kita jadikan berseberangan juga. Berpolitik lah secukupnya, berteman lah selamanya. Ada saatnya kita bertempur, ada saatnya kita bersatu kembali. Ada saatnya kita bertanding, dan ada saatnya kita bersanding,” tegas Bamsoet. (duk)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts