Amir Uskara Dorong OJK Serta Industri Keuangan Perkuat Edukasi dan Literasi Ke Masyarakat

Writer: - Senin, 18 Maret 2024
Wakil Ketua MPR RI Dr HM Amir Uskara, MKes.

Jakarta, Sumselupdate.com – Wakil Ketua MPR RI Dr HM Amir Uskara, MKes mengajak dan mendorong Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan pelaku industri di sektor keuangan seperti perbankan, asuransi, dan pembiayaan lain  memperkuat edukasi dan literasi kepada masyarakat seputar produk industri keuangan di Indonesia.

“Sebab saat ini masih banyak permasalahan dan kasus di industri ini. Seperti, kasus gagal bayar asuransi yang membuat nasabah bingung dan kecewa. Saya khawatirkan seringnya kasus seperti itu, akan menurunkan kepercayaan dan minat masyarakat. Dampaknya, akan memukul industri keuangan sendiri.  Sementara kita ingin industri itu survive,” kata Amir dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (16/3/2024).

Read More

Anggota DPR RI Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Dapil Sulsel I ini, menyarankan agar industri keuangan, jangan hanya berlomba memperbanyak nasabah dan memberi iming-iming untung.  Tapi, juga memliki tanggungjawab untuk memberikan penambahan wawasan kepada nasabah.

“Dari hal kecil saja. Yakni, saat penandatanganan kontrak, industri harus memandu agar nasabah membaca secara seksama dan memahami semua klausul dan isi dari berkas yang akan ditandatangani. Selain itu, industri harus memberikan penjelasan soal keuntungan sekaligus resiko-resiko produk yang akan dibeli nasabah,” ujar Wakil Ketua Komisi XI DPR RI ini.

Dikatakan,  hal itu sangat penting, sebab masyarakat sangat minim wawasan seputar produk keuangan yang sudah dan akan mereka beli. Informasi sebagian besar didapat dari agen atau marketing saja.

“Masyarakat juga saya harapkan,  harus bijak sebelum membeli atau menggunakan produk industri keuangan.  Masyarakat mesti memperdalam pengetahuan juga. Antara lain, dengan meminta informasi langsung dari industri atau dengan menghubungi OJK meminta penjelasan. Pengetahuan yang baik tentang produk industri keuangan, akan menjaga masyarakat dari berbagai kejadian negatif saat klaim terjadi seperti gagal bayar itu,” tuturnya.

Peran OJK menurut dia cukup baik tapi belum maksimal.  Makanya, di setiap Raker DPR dengan OJK, DPR sangat mendorong dan mengupayakan untuk lebih memaksimalkan lagi kinerja dan peran OJK.

“Salah satu upayanya  dengan menambah dua anggota Dewan Komisioner (DK) OJK, dengan tujuan agar OJK lebih kuat lagi, dalam rangka melakukan pengaturan terhadap industri keuangan khususnya asuransi yang sering banyak masalah. Apa yang dilakukan DPR adalah bentuk edukasi juga agar industri sektor keuangan menjadi lebih baik,” tegasnya. (**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts