Dilantik Sebagai Wakil Ketua MPR, Amir Uskara : PPHN Perlu Diwujudkan

Writer: - Sabtu, 9 Maret 2024
Wakil Ketua MPR RI yang baru dilantik Dr HM Amir Uskara, MKes

Jakarta, Sumselupdate.com – Wakil Ketua MPR RI yang baru dilantik Dr HM Amir Uskara, MKes mengatakan, sebagai negara yang luas dan besar juga kompleks, Indonesia membutuhkan patron untuk menata pembangunan nasional ke depan, yang memiliki prinsip pembangunan  merata, terarah, adil dan berkesinambungan.

Wacana penyusunan Pokok-Pokok Haluan Negara (PPHN) sebelumnya bernama Garis-Garis Besar Haluan Negara (GBHN) yang diajukan MPR RI, menurut Pimpinan MPR dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini, sangat baik dan sudah semestinya dilanjutkan serta diwujudkan secara riil.

Read More

“Saya pribadi dan kami di PPP melihat PPHN sangat baik dan mendukung PPHN sebagai satu patron dalam program pembangunan nasional,” ujar Amir usai dilantik sebagai Wakil Ketua MPR RI Pengganti Antar Waktu (PAW), di Gedung Nusantara IV, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (8/4/2024).

Menurut Amir, PPHN sebagai patron pembangunan nasional yang berksinambungan harus ada. Jika perencanaan pembangunan nasional berasal dari pemikiran, visi dan misi pemimpin seorang pemimpin, tidak akan ada prinsip kontinuitas dan berkesinambungan.

“Yang ada nanti, berganti pemmpin akan berganti pula patron pembangunan nasionalnya.  Hal tersebut akan merusak dan merugikan keuangan negara, karena pemanfaatannya tidak maksimal,” katanya.

Sebagai Wakil Ketua MPR, Amir Uskara menyebutkan akan melanjutkan tugas-tugas yang selama ini telah dilakukan Pimpinan MPR dan anggota MPR. “Sehingga tuntas hingga akhir masa jabatan pada Oktober 2024,” ujarnya.

Sementara itu, Arsul Sani yang hadir dalam pelantikan Wakil Ketua MPR RI, merasa bangga dengan pelantikan Wakil Ketua MPR yang baru.

“Ini agak berbeda, dengan  pelantikan sebelumnya. Ini tradisi baru dari Pimpinan MPR. Sama seperti ketika di MK, ada acara pelepasan dan penyambutan hakim yang purna tugas dan hakim yang baru. Saya kira ini tradisi yang patut diapresiasi,” katanya.

Arsul Sani juga menyampaikan terima kasih kepada Pimpinan MPR yang jumlahnya 10 orang karena telah  kerjasama dan saling mendukung, serta saling menguatkan menjalankan tugas sebagai Pimpinan MPR RI. Apalagi selama beberapa tahun berada dalam masa pandemi Covid-19.

Secara khusus Arsul Sani menutup sambutan dengan permohonan maaf  kepada Pimpinan MPR bila ada tindakan, perbuatan, dan kata-kata yang khilaf ketika mengemban tugas selama empat tahun tiga bulan sebagai Pimpinan MPR RI.

“Mohon maaf atas segala ‘kebandelan’ dan kenakalan yang mungkin ada,” ucapnya.

Amir Uskara sendiri adalah Pimpinan MPR yang menggantikan Wakil Ketua MPR Arsul Sani yang mendapatkan kepercayaan untuk menduduki jabatan baru sebagai Hakim di lembaga Mahkamah Konstitusi RI. Seremoni pelantikan Amir Uskara dipimpin Ketua MPR RI Bambang Soesatyo, dan dihadiri beberapa Pimpinan MPR lainnya, antara lain Ahmad Basarah dari unsur PDI Perjuangan, Hidayat Nur Wahid dari unsur PKS dan Fadel Muhammad dari unsur Kelompok DPD.

Bersamaan dengan pelantikan Wakil Ketua MPR, Ketua MPR Bambang Soesatyo juga memandu pengucapan sumpah empat anggota MPR Pengganti Antar WAktu (PAW). Mereka adalah Durrotun Nafisah, Ali Imron Bafadal, dan H. Syamsul Bahri R, ketiganya dari Fraksi Partai Gerindra, dan Hj. Jumriah dari Fraksi PDI Perjuangan. (**)

 

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts