Laporan: Endang Saputra
Muaraenim, Sumselupdate.com – Pasca terjadinya pemadaman listik secara maraton dan berturut-turut yang dilakukan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) cabang Muara Enim-Lahat yang terjadi pada Sabtu malam hingga Minggu (27/8/2023) di sejumlah wilayah Kecamatan Muaraenim dan Kecamatan Merapi Timur, Kabupaten Lahat, membuat masyarakat merasa dirugikan.
Kerugian yang dirasakan warga lantaran akibat dari adanya pemadam listrik tersebut, banyak barang elektroni mengalami kerusakan.
Astriana (24), warga Kelurahan Lebuay Bandung, Kecamatan Merapi Timur, Kabupaten Lahat mengaku mengalami kerugian pada kerusakan elektronik yang disebabkan akibat adanya pemadaman listrik.
” Ya, pak kami hitung-hitung hampir kurang lebih tujuh kali listrik ini padam dalam satu hari ini di wilayah kami, dari kemarin malam hingga sampai siang tadi. Dan kebetulan barang elektonik kami kulkas freezer pendinginnya tidak lagi berfungsi atau rusak,” cetusnya dengan nada tinggi, Minggu (27/8/2023).
Masih menurut Astriana, sebelum adanya pemadaman listrik yang terjadi berkali-kali di wilayahnya tersebut barang elektronik miliknya yang ada di rumahnya masih berfungsi sangat baik.
Namun pada saat sorenya ia merasa aneh saat memeriksa kulkasnya tidak dapat berfungsi lagi dengan baik.
“Biasanya pak, kalau satu jam saja mau membuat batu es freezer kulkas saya ini langsung beku, tapi pada saat saya cek sore tadi tidak ada yang beku bahan-bahan di kulkas ini bahkan semuanya mencair,” tuturnya.
Astriana menegaskan adanya kerusakan barang elektroniknya tersebut, dirinya meminta pertanggung jawaban dari manajemen PLN.
“Saya harap PLN memberikan kompesasi terhadap kerusakan barang elektronik kami ini, karena sebagai konsumen merasa sangat dirugikan sekali,” tegasnya.
Sementara itu, Manajer PLN Cabang Muaraenim Irfan Maulana saat dikonfirmasi awak media melalui pesan singkatnya membenarkan adanya pemadaman listik tersebut.
Di mana menurutnya adanya pamadaman listik di sejumlah wilayah Kecamatan Kabupaten Muaraenim dan Kecamatan Marapi Timur, Kabupaten Lahat disebabkan adanya gangguan di gardu induk Tanjung Enim.
“Saat ini sedang ada gangguan di gardu induk Tanjung Enim dan Petugas sudah menelusuri kerusakan tersebut dan telah melakukan pembenahan,” ujarnya.
Terkait keluhan masyarakat yang sejumlah peralatan elektorniknya rusak, Irfan menyarankan untuk mengirimkan surat ke pihak PLN jika terjadi hal tersebut.
“Ya, silakan bersurat ke pihak PLN nanti akan ada tim kami melakukan menginvestigasinya untuk menyesuaikan regulasi yang ada,” pungkasnya. (**)











