Jakarta, sumselupdate.com – Wakil Ketua Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih menyatakan, pihaknya akan mengevaluasi secara menyeluruh penyelenggaraan pendidikan tahun 2023. Upaya ini, menjadi langkah krusial bagi Komisi X guna menyikapi sektor pendidikan di Indonesia yang dihantam sejumlah masalah, seperti penerapan zonasi, adaptasi pasca pandemi Covid-19, perundungan di lingkungan sekolah dan kampus, hingga kesenjangan kualitas sekaligus kuantitas sekolah.
Dengan deretan masalah tersebut, Fikri mempertanyakan Peta Jalan Pendidikan 2020-2035 yang disusun Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikburistek).
Jika tidak terlaksana sesuai harapan, dia menyayangkan Generasi Emas 2045 tidak akan terwujud dan tidak mampu mendorong peningkatan kualitas karakter bangsa.
“Periode ini, Kemendikbudristek malah menuai problematika. Dari awal kami sudah mengingatkan untuk membuat rencana induk pendidikan, seperti Peta Jalan Pendidikan tapi Kemendikbudristek berhenti, malah membuat program yang reaksinya terhadap dinamika sekarang seperti episode belajar yang tidak menjawab tantangan masa depan,” kata Fikri jelang pelaksanaan Sidang Tahunan MPR dan Pidato Kenegaraan Presiden RI, di Gedung DPR RI, Senayan,Jakarta, Selasa (16/8/2023).
Fikri mengingatkan Kemendikbudristek serius menyusun Peta Jalan Pendidikan 2020-2035 dengan melibatkan sejumlah stakeholder pendidikan.
“Komisi X sudah mengingatkan, pembangunan pondasi dasar pendidikan dari rencana induk serta peta jalan. Jangan hanya merespon simptom dan menjadi reaktif,” tegas politisi PKS tersebut. (duk)











