Jakarta, sumselupdate.com – Sidang Umum ASEAN Inter-Parliamentary Assembly (AIPA) ke-44 digelar 5-11 Agustus 2023 di Jakarta akan jadi ajang tuan rumah sekaligus Presidensi AIPA. Dimana Indonesia akan punya posisi menentukan isu-isu yang akan dibawa ke forum untuk kepentingan masyarakat, khususnya isu perempuan dan kesetaraan gender.
“Kita bisa menentukan isu-isu yang akan dibawa terutama untuk kepentingan masyarakat khususnya perempuan. Dengan isu kesejahteraan gender, pendidikan dan peningkatan ekonomi, ini merupakan hal mendasar pasca pandemi. Ini merupakan permasalahan bersama bagi peserta Anggota AIPA,” ujar Anggota BKSAP DPR RI Arzeti Bilbina di Jakarta, Rabu (2/8/2023).
Politisi Fraksi PKB tersebut menekankan, pentingnya memberikan porsi kepada kaum perempuan untuk berkecimpung di segala bidang, termasuk peningkatan kesetaraan gender dalam pengambilan keputusan di Parlemen.
“Jadi isu kesetaraan gender dibahas lebih dalam lagi untuk Anggota Parlemen dimana kesetaraan perempuan dalam Parlemen harus betul-betul kena kuota 30 persen. Tapi kalau kita melihat jumlah perempuan di kawasan ASEAN 49,5 persen. Artinya setengah dari penduduk ASEAN perempuan,” katanya.
Jadi lanjut dia, kesetaraan gender merupakan isu tepat jika kita bicara mengenai permasalahan perempuan terutama keberadaan pengambilan keputusan di Parlemen, baik itu transformasi digital yang dipimpin perempuan untuk kepentingan perempuan, pendidikan perempuan dan juga keberadaan perempuan untuk penentu dalam kebijakan politik perdamaian.
Sebagaimana diketahui, kesetaraan gender telah menjadi pembahasan dalam pra-Sidang Umum AIPA yakni sidang ‘Women Parliamentarians of AIPA’ (WAIPA) yang digelar di Padang, Sumatera Barat, Juni lalu. Diharapkan dalam sidang umum nanti dapat menemukan formula dan resolusi dalam hal isu perempuan dan kesetaraan gender bagi negara kawasan ASEAN. (duk)











