Laporan: Heriyansah
Baturaja, Sumselupdate.com – Setelah tiga hari menghilang tanpa kabar, seorang guru honorer yang bertugas di SD Gajah Sakti di Kasui Way Kanan, Provinsi Lampung, ditemukan tewas dalam keadaan mengapung di tepi Sungai Desa Keban Agung, Kecamatan Semidang Aji, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Kamis (27/7/2023) sore.
Korban Candra Yuzuwa Andesta (35), warga Desa Panggal–Panggal, Kecamatan Semidang Aji, Kabupaten OKU diketahui menghilang sejak Selasa (25/7/2023).
Jasad korban pertama kali ditemukan oleh pencari ikan bernama Sairi.
Kapolres OKU AKBP Arif Harsono, SIK, MH melalui Kabag Humas Polres OKU AKP Budhi Santoso, SH mengungkapkan jika korban ditemukan Sairi yang saat itu sedang menjala ikan di sungai.
Tiba-tiba Sairi melihat benda mengapung di atas sungai yang mirip seperti sesosok mayat.
Penasaran, Sairi kemudian mendekat dan mendapati adanya sesosok mayat yang mengapung.
Mendapati temuan mayat tersebut, selanjutnya Sairi mencari pertolongan dengan masyarakat sekitar dan melaporkan penemuan mayat ke Polsek Semidang Aji.
Mendapati laporan itu, Kapolsek Semidang Aji Ipda Hartono memerintahkan Piket SPKT Polsek Semidang Aji untuk mendatangi TKP yang diduga korban hanyut tenggelam di Sungai Ogan.
“Sekira pukul 18.20 Wib keluarga korban mendatangi TKP dan setelah melihat ciri-ciri korban sama dengan pada saat korban terakhir terlihat, pihak keluarga korban menyatakan memang benar bahwa korban yang hanyut merupakan anggota keluarganya,” ungkap AKP Budhi.
Selanjutnya sekitar pukul 18.45 WIB, Kasat Intelkam Polres OKU AKP Hendri Antonius, SH dan Kapolsek Semidang Aji Ipda Hartomi beserta Camat Semidang Aji Dicky Tirta SIP, MSi mengunjungi kediaman rumah keluarga korban yang berada di Desa Panggal-Panggal, Kecamatan Semidang Aji, OKU.
“Dari hasil koordinasi dengan pihak keluarga korban bahwa sebelumnya korban sempat bekerja di Kabupaten Way Kanan Provinsi Lampung Selatan,kemudian dikarenakan korban sering sakit-sakitan pihak keluarga meminta korban untuk pulang dengan tujuan untuk berobat dengan keluhan Sakit kelenjar getah bening,” jelasnya.
Dengan telah ditemukannya korban, kemudian dari pihak keluarga selepas ba’da Shalat Isya’ memandikan jenazah korban di kediaman keluarganya.
Selanjutnya jenazah korban akan dikebumikan langsung pada malam tadi bertempat di tanah milik keluarga yang berada di belakang rumah korban. (**)











