Laporan: Diaz Erlangga
Palembang,Sumselupdate.com – Seorang pemuda asal Jakarta ini nekat sebar video bugil mantan pacar onlinenya mahasiswi PTS di Palembang.
Akibatnya tersangka ATM (20) warga asal Jakarta ini ditangkap Unit Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Sumsel di Bandara Internasional Soekarno Hatta Jakarta.
Dimana korban NRT mahasiswi PTS di Palembang melapor ke SPKT Polda Sumsel pada Kamis (30/3/2023).
Wakil Direktur Ditreskrimsus Polda Sumsel AKBP Putu Yudha Prawira SIK MH didampingi Kasubdit Siber Ditreskrimsus Polda Sumsel menjelaskan, kasus ini bermula dari tersangka dan korban berkenalan setelah bermain game online bersama, Kamis (26/1/2023).
“Setelah pertemuan itu, tersangka dan korban salin berkenalan di whatsapp hingga akhirnya mereka pacaran via online, keduanya pun juga tak pernah bertemu,” tandasnya.
Singkat cerita hubungan tersangka dan korban mulai tidak sehat, di mana tersangka sering kali meminta korban mengirimkan rekaman video tubuhnya tanpa busana.
“Bahkan tersangka juga mengajak korban video call dan meminta korban melepas busana di mana tersangka diam-diam merekam,” ucapnya.
Merasa hanya dijadikan pemuas nafsu tersangka, korban akhirnya memilih mengakhiri hubungan pacaran online mereka.
“Karena tak terima, tersangka menyebarkan video korban itu ke keluarga, teman, dan dosen korban,” tandasnya.
Akibat perbuatannya tersangka dikenakan melanggar Pasal 27 ayat 1 jo Pasal 45 ayat 1 UU RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE.
Dengan alat bukti dari tersangka satu unit Handphone Oppo A54 warna hitam beserta nomor whatsapp milik tersangka.
Barang bukti lain diamankan petugas, satu unit Handphone Oppo A12 warna Biru Putih milik korban berserta nomor whatsapp yang digunakan korban.
Sementara pengakuan tersangka ATM mengaku memilik 12 video bugil milik korban.
“Awalnya saya kasih uang Rp250 ribu buat dia,” ucapnya.
ATM mengaku tak terima jika dirinya diputuskan begitu saja oleh korban. ATM menyebut tiap kali video call dengan mantan kekasihnya itu selalu di ruang yang gelap.
“Setiap kali video call saya tak pernah menunjukkan wajah saya,” tutupnya. (**)











