Fadel Muhammad: Percuma Pemilu Jika Berujung Perpecahan

Kamis, 27 April 2023
Wakil Ketua MPR RI P Fadel Muhammad.

Jakarta, sumselupdate.com – Wakil Ketua MPR RI P Fadel Muhammad mengingatkan,  bagi  bangsa Indonesia, keberagaman adalah sebuah keniscayaan.  Sebelum Indonesia berdiri, kebhinnekaan  sudah lebih dulu hadir di bumi Indonesia. Banyak suku, bangsa, bahasa dan agama   turut berpartisipasi, membidani, melahirkan juga menjaga tetap tegaknya Indonesia.

Karena itu, menurut Fadel keberagaman di Indonesia  harus dilestarikan. Tidak boleh ada tindakan yang bertujuan  mengurangi apalagi  menghilangkan kebhinnekaan di Indonesia. Dengan begitu, kebhinnekaan Indonesia, akan tetap terjaga selama-lamanya.

Read More

“Kita tidak mengenal kelompok mayoritas dan minoritas. Seluruh warga bangsa memiliki hak yang sama, bukan karena mayoritas dia lantas  bisa berbuat semena-mena, atau menindas yang minoritas,” kata Fadel Muhammad.

Pernyataan itu disampaikan Fadel Muhammad pada Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di hadapan masyarakat Desa Mustika Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Boalemo Provinsi Gorontalo, Rabu (26/4/2023).

Menurut Fadel, agar keberagaman di Indonesia tetap terjaga,  semua pihak harus berkontribusi, menjaga persatuan dan kesatuan. Di MPR, upaya menjaga kebhinekaan dan menyuburkan persatuan kesatuan, diwujudkan dalam bentuk Sosialisasi Empat Pilar MPR RI. Terdiri dari Pancasila sebagai dasar dan Ideologi negara, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesi Tahun 1945 sebagai konstitusi negara, NKRI sebagai bentuk negara dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan negara.

“Di tahun politik seperti sekarang, potensi perpecahan sangat tinggi. Karena itu seluruh masyarakat harus tetap waspada, jangan tergelincir dan larut dalam upaya memecah belah yang dilakukan kelompok tertentu. Pemilu harus bisa dilalui, tanpa perpecahan,” kata Fadel.

Di alam demokrasi, kata Fadel pergantian pimpinan melalui pemilu adalah sebuah keniscayaan. Karena itu, semua pihak harus turut menjamin pelaksanaan pemilu yang jujur dan adil, jauh dari manipulasi serta kecurangan. Apalagi sampai menggunakan cara-cara tidak terpuji.

“Percuma berdemokrasi jika ujungnya  terpecah belah. Mari kita jaga persatuan, agar pemilu berlangsung dengan damai, menghasilkan pemimpin yang bisa diterima semua pihak,” paparnya. (duk)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts