Desa Gelumbang Kirim Durian ke Luar Kota Capai 8.000 Buah Perhari

Jumat, 19 Agustus 2022
Durian lokal Kikim Kabupaten Lahat.

Laporan: A Putra

Lahat, Sumselupdate.com  – Penjualan Durian lokal Kikim Kabupaten Lahat tembus pasar nasional, dengan kualitas yang bagus.

Read More

Menurut Depi Aprianto, Kades Gelumbang, Kecamatan Kikim Timur, Kabupaten Lahat, keberadaan durian Kikim menjadi salah satu penopang perekonomian, dikala musim panen seperti saat ini.

“Penjualan banyak ke luar pulau Sumatera, seperti ke Tanggerang, Bekasi dan kota kota di Pulau Jawa, namun ada juga yang dijual ke Bengkulu, Jambi, Palembang dan kota kota besar lainnya di Sumatera,” kata dia, Jumat (19/08/2022).

Dikatakan Depi, untuk durian di Desa Gelumbang saja, bisa mencapai 8000 buah durian dipanen setiap harinya, untuk dijual lagi ke berbagai daerah.

“Delapan ribu buah itu, dari desa kami saja, belum dari daerah lain. Saya rasa, bisa mencapai lebih 50 ribuan buah durian dihasilkan dari kawasan Kikim Area,” tuturnya.

Rata rata, dikatakan Depi, masyarakat Desa Gelumbang punya pohon durian, yang di tumpang sarikan dengan tanaman lain.

“Kalau di desa kami, sekitar 80 persenpunya pohon durian, walaupun bukan komoditi utama, namun hal itu terbilang banyak,” ujarnya.

Sementara itu, Marliansyah pengepul durian di Desa Gelumbang, dia menampung durian lokal untuk dikirim ke luar daerah.

“Respon orang luar, memakan durian kita ini, cukup bagus, kalau tidak bagus, mana mungkin mereka mau ambil durian kita, dengan jumlah puluhan ribu perhari,” ungkapnya.

Untuk satu buah, pengepul membeli dari petani senilai Rp11.000 hingga Rp12.000 per buah.

“Untuk ukuran besar paling mahal kita beli Rp12.000, kalau yang kecil dirangkap satu, dengan harga sama dengan satuan besar itu,” terangnya.

Dikatakan Marliansyah, masing masing petani, bisa menghasilkan jutaan rupiah perhari hanya dengan menjual durian.

“Kalau seorang petani bisa panen 100 buah perhari, kita beli Rp12 ribu rupiah, artinya mereka bisa mengantongi Rp1,2 juta rupiah perhari, belum kalau ada yang lebih, itu artinya perputaran ekonomi saat musim panen durian memang menjamin perekonomian meningkat,” pungkasnya. (**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts