Laporan: Mutakim Alparizi
Tebingtinggi, Sumselupdate.com – Tingginya harga bensin eceran yang ditawarkan di Kecamatan Tebing Tinggi membuat beberapa warga, khususnya yang berpenghasilan pas-pasan mengeluh. Karena harga yang ditawarkan terlalu tinggi dari harga jual di SPBU.
Usman, seorang warga mengaku, harga eceran BBM jenis pertalite di wilayah tersebut telah mencapai Rp10 ribu hingga Rp12 ribu per liternya.
Tingginya penawaran itu berbading terbalik dengan HET yang ditetapkan pemerintah.
“Harga BBM pertalite tingkat pengecer sudah tidak sesuai lagi dengan HET yang ditetapkan pemerintah, yang diketahui pada kisaran harga Rp 7650 per liter. Baru-baru ini saya pernah membeli bensin di eceran dengan harga Rp10 ribu per liter,” katanya.
Dia berharap, pemerintah dapat memberikan solusi terbaik guna menghindari kenaikan harga BBM yang saat ini sudah mulai memberatkan warga di daerah tersebut.
Sementara itu, di beberapa tempat di Kabupaten Empat Lawang harga eceran pertalite dalam satu bulan terakhir mengalami kenaikan harga bervariasi mulai dari Rp 10 ribu hingga Rp 12 ribu per liter.
“Namun untuk saat ini di desa kami harga bensin di eceran normal Rp 10ribu per liternya, boleh dikatakan harganya sudah stabil dan sesuai dengan harga yang ditawarkan,” kata Darlan.(**)











