Laporan: Roni Andrian
Muaradua, Sumselupdate.com – Sedikitnya 450 peserta dari berbagai daerah di Indonesia meramaikan kegiatan Lintas Alam dan Ajang Silahturahmi Karang Taruna (LADAS KT).
Kegiatan LADAS KT yang dipusatkan di Lapangan Kecamatan Kisam Tinggi, OKU Selatan, Sabtu (18/6/2022), dibuka secara resmi oleh Bupati OKU Selatan Popo Ali Martopo yang diwakili Asisten III Bidang Administrasi Umum Herman Azedi.
Hadir dalam acara pembukaan tersebut, Forkopimda, Kadisdik, Kadinsos, Kadin Pariwisata, Kadiskepora, Kadishub, Kadin Sat Pol PP, Kalaksa BPBD, Kadisdukcapil, Kadin PMPD, Kepala BPKAD, Kadin Kominfo, Kadin PU TR, Ketua KNPI, Ketua Kormi, Ketua KONI, dan undangan lainnya.
Dalam kesempatan itu, Ketua Pelaksana Kegiatan Junaedi menjelaskan jika LADAS KT merupakan kegiatan dari karang taruna Kabupaten OKU Selatan bekerja sama dengan komunitas trail LADAS Kisam Tinggi.
Kegiatan ini diikuti 450 peserta motor trail dari berbagai daerah yakni Kota Prabumulih, Bengkulu, Lampung, Way Kanan Lampung, dan seluruh pecinta sepeda motor trail OKU Selatan.
“Tujuan kegiatan ini adalah silaturahmi komunitas motor trail antar-kabupaten, meningkatkan ekonomi masyarakat desa khususnya kecamatan Kisam Tinggi, dan menikmati keindahan alam Kisam Tinggi,” ujarnya.
Sedangkan Asisten Bidang Administrasi dan Umum Pemkab OKU Selatan Herman Azedi menyampaikan penghargaan tinggi untuk karang taruna dan berharap kegiatan ini akan terus berkelanjutan.
“Selamat menikmati indahnya alam Kisam Tinggi, tetap berhati-hati dan selamat sampai selesai, salam satu jalur, gas poll,” ujarnya.
Sedangkan Ketua Karang Taruna OKU Selatan, Heri Martadinata, SE mengatakan, event trail kedua ini digelar setelah beberapa waktu lalu dilaksanakan di Kecamatan Sungai Are.
“Untuk seluruh panitia dari pemerintah, kecamatan, dan desa, kami mengucapkan terima kasih atas sumbangsih dalam kegiatan ini. Telah jauh hari dipersiapkan bukan hanya silaturahmi sekaligus pemulihan ekonomi dari dampak pandemi. Selamat menikmati jalur puncak surga, tetap berhati-hati, tetap sopan santun, adventure bukan ngebut tapi berpetualang sambil menikmati keindahan alam,” ujarnya. (**)











