Menteri Investasi: Fraksi PKB Selalu Menyampaikan Kondisi Kekinian

Rabu, 30 Maret 2022
Menteri Investasi Bahlil Lahadalia menyampaikan kata sambutan dalam diskusi publik dengan tema ‘Menangkap Peluang Investasi untuk Mendorong Pertumbuhan Ekonomi’di ruang rapat Delegasi Nusantara V, Senayan, Jakarta, Rabu (30/3/2022).

Jakarta, Sumselupdate.com – Fraksi PKB menggelar diskusi publik dengan tema ‘Menangkap Peluang Investasi untuk Mendorong Pertumbuhan Ekonomi’.

Diskusi berlangsung di ruang rapat Delegasi Nusantara V, Senayan, Jakarta, Rabu (30/3/2022) yang menghadirkan Menteri Investasi Bahlil Lahadalia, Ketua Fraksi PKB Cucun Ahmad Syamsurijal, Wakil Ketua Komisi XI DPR Fathan Subhi, Ketua Umum Perbanas Kartika Wirjoatmojo dan Ketua Komtap Bidang Pengembangan Investasi Daerah Reza Maspaitella.

Read More

“Saya menganggap diskusi ini sangat strategis, karena  menunjukkan  fraksi PKB selalu berinovasi dan berevolusi untuk  menyampaikan  kondisi kekinian dan apa yang dilakukan ke depan dengan strategi dan saya pikir ini sesuatu yang bagus kalau dilakukan secara rutin,” kata Bahlil.

Sementara itu, Ketua Fraksi PKB Cucun Ahmad Syamsurijal menekankan, kebangkitan ekonomi pasca-pandemi perlu kerja ekstra, terutama bagaimana penguatan PDB Indonesia.

“Sehingga apa yang kita harapkan Indonesia salah satu negara yang energi market terdepan dibanding dengan negara lain, kalau kita bisa menata dan mengelola negara dengan benar, kita akan menjadi terdepan dan bisa setara dengan negara lain, negara maju,” kata Cucun.

Kendati demikian, kata Cucun, tantangan ke depan bukan hal  mudah, kini semua negara merasakan bagaimana mengendalikan inflasi karena faktor komoditas, juga faktor global karena ada eskalasi di salah satu Benua (Rusia-Ukraina) yang  bisa berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi.

“Kita menyaksikan Rusia dengan ukraina,  bukan waktu yang sangat cepat untuk diselesaikan dan dampaknya sudah kita rasakan di energi, terutama di sektor migas, karena negara itu merupakan produsen juga dan kontributor sebagian belahan dunia  akan menjadi satu goncangan ekonomi seluruh dunia,” kata Cucun.

Wakil Ketua Komisi XI DPR Fathan Subhi menegaskan, ada dua isu besar yaitu nvestasi dan pertumbuhan. Menangkap berbagai pandangan narasumber dalam diskusi tersebut, Fathan sependapat, pertumbuhan ekonomi tanpa keterlibatan swasta yang besar, progresnya terlalu lambat.

“Jadi, swasta harus dikasih porsi yang besar dan saya kira sesuai atau paralel dengan Presiden Pak Jokowi berkali-kali meminta swasta  terlibat secara aktif,” ujar Fathan.

Sebab, lanjut Fathan, berbicara pertumbuhan ekonomi, kalau swasta dikasih ruang besar, pertumbuhan ekonomi bisa mencapai 7 hingga 8 persen.

“Jadi, saya kira peran swasa harus kita pacu terus dan perlu dukungan politik, kami PKB mendukung peran swasta  terlibat secara aktif,” tutur Fathan.

Jadi lanjut Farhan, jangan sedikit-sedikit plat merah dan plat merah, karena APBN  hanya 2300 Triliun, potensi swasta,luar biasa sekali besarnya ego sektornya kita harus dorong terus, kita kasih ruang untuk optimalisasi,” tegas Fathan. (duk)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts