Laporan : A Putra
Lahat, Sumselupdate.com – Sungguh prihatin sekali, apa yang dilakukan warga di satuan pemukiman (SP) 6 hingga tembus ke Desa Bungamas, Kecamatan Kikim Timur, Kabupaten Lahat.
Betapa tidak, akses jalan satu-satunya yang biasa dilintasi masyarakat, seperti bubur apabila dimusim penghujan, dan berdebu apabila musim panas.
Nah, seperti saat ini, mereka harus merogoh kocek sendiri, menimbun akses jalan utama dengan materil bebatuan hingga mencapai 10 truk.
Ketua Forum Palembaja, Suwandi membenarkan, kondisi saat ini, kendaraan biasa tidak akan bisa keluar dari lokasi rumah.
“Makanya, banyak sekali, baik motor maupun roda empat bahkan lebih telah dimodifikasi, agar bisa melintasi bubur yang kedalaman sepinggang orang dewasa,” terangnya, Kamis (03/02/2022).
Bahkan, sambung dia, tripika Kecamatan Kikim Timur dan Gumay Talang duduk bersama. Membahas masalah perbaikan jalan. Dari SP6 ke arah Palembaja Kecamatan Gumay Talang, atau, dari Palembaja ke Bungamas, Kecamatan Kikim Timur.
“Apalagi, untuk membawa hasil bumi yakni, kelapa sawit dan karet harus dijual, kalau tidak akan membusuk dan petani merugi,” ungkap Suwandi.
Suwandi menyampaikan, musyawarah kali ini membahas jalan yang rusak. Dari arah SP 6 ke arah Palembaja, atau dari Palembaja ke arah Bungamas.
Selain itu, wadah ini untuk kerja sama antar SP se Palembaja dalam menyelesaikan masalah. Terutama jalan yang kondisinya darurat. Terlebih lagi saat musim hujan seperti saat ini.
“Hasil rapat menyepakati, untuk langkah awal, masing-masing SP menimbun jalan yang rusak sebanyak 10 mobil per SP,” tegasnya seraya menuturkan, dengan adanya musyawarah ini, mudah-mudahan program yang sudah direncanakan bisa terlaksana. (**)











