Laporan: Alfarizi
Tebing Tinggi, Sumselupdate.com – Semua kios pengecer pupuk bersubsidi di Kabupaten Empat Lawang, Provinsi Sumatera Selatan mengundurkan diri.
Pasalnya, pemilik kios di Bumi Saling Keruani Sangi Kerawati ini kesulitan membuat izin penjualan pupuk bersubsidi lantaran dilakukan secara online.
Kasi Pupuk Kantor Pertanian Kabupaten Empat Lawang Fitri Agustin mengatakan, untuk kios di Empat Lawang itu berjumlah 18 kios dan semua mengundurkan diri.
“Ada 18 kios di Empat Lawang semuanya mengundurkan diri lantaran kesulitan membuat izin secara online,” kata Fitri, Rabu (16/6/2021).
Menuru dia, bukan pupuk bersubsidi yang langka, akan tetapi tidak adanya pengecer dikarenakan tidak memiliki izin.
“Langka itu tidak tapi tidak ada kiosnya. Jadi tidak bisa menebus pupuk bersubsidi semenjak pembuatan izin secara online banyak kios yang mengundurkan diri, karena syaratnya harus pakai KTP segala macam. Jadi pupuknya ada tapi pengecernya tidak ada,” kata Fitri Agustin.
Dikatakan Fitri, pertengahan bulan Mei lalu, sudah ada kios yang mengusulkan dan lagi diajukan ke kementerian tinggal menunggu disetujui.
Sementara itu, Imam, salah seorang pemilik kios mengaku dirinya tidak sanggup lagi untuk menjadi pengecer pupuk subsidi dan sekarang dirinya hanya fokus ke jualan pupuk non subsidi.
“Susah sekali mengurus izinnya jadi kami tidak perpanjang tidak mau ribet,” tuturnya.
Terpisah, Sapar, petani sawah sangat menyayangkan tidak adanya pupuk subsidi di Bumi Saling Keruani Sangi Kerawati yang katanya ingin mensejahterakan petani malah pupuk pun tak ada.
“Katanya pemerintah mau membantu petani tapi masalah pupuk pun tidak ada solusinya sehingga petani harus mengeluarkan uang lebih untuk membeli pupuk non subsidi yang harganya lebih tinggi,” ujarnya.
Ia berharap agar pemerintah tidak diam saja menanggapi tidak adanya kios yang menjual pupuk subsidi sebab kalau didiamkan saja bagaimana petani bisa sejahtera,” jelasnya. (**)











