Sering Cekcok, Pasutri di Makarti Tama Peninjauan  OKU Dibantai Tetangga, Satu Tewas

Minggu, 25 April 2021
Petugas Polsek Peninjauan melakukan indentifikasi dan Olah TKP di Dusun III, Desa Makarti Tama, Kecamatan Peninjauan, OKU, Sumsel, Sabtu (24/4/2021) malam.

Laporan: Armiziwadi

Baturaja, Sumselupdate.com – Masyarakat Dusun III, Desa Makarti Tama, Kecamatan Peninjauan, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Provinsi Sumatera Selatan, mendadak geger.

Read More

Pasalnya, pasangan suami istri (pasutri) di desa tersebut ditemukan bersimbah darah di depan rumahnya, Sabtu (24/4/2021), sekitar pukul 21.00 WIB.

Dalam peristiwa berdarah ini, sang suami Sukadi (37) meninggal dunia di lokasi kejadian, sedangkan istrinya Erika (25) mengalami luka serius dan kini mendapat perawatan intensif di Rumah Sakit Umum (RSU) Baturaja.

Sukadi mengembuskan napas terakhir di depan pintu rumanya dengan mengalami luka tikaman pisau di bagian dada sebelah kanan.

Sedangkan Erika mengalami luka robek di bagian payudara kanan bawah ukuran tiga sentimeter, luka robek pada bagian pinggang kanan 2,5 sentimeter, luka robek bagian payudara bawah 2,5 sentimeter, dan luka robek bagian ulu hati ukuran 1,5 sentimeter.

Jasad Sukadi usai dibersihkan di UPTD Pukesmas Peninjauan, mayat korban dibawa ke rumah keluarga di Desa Makarti Tama, Kecamatam Peninjauan, OKU untuk disemayamkan.

Sedangkan Erika langsung dirujuk dari UPTD Puskesmas Peninajaun ke RSU Baturaja untuk penanganan medis lebih lanjut.

Korban Erika saat mendapat perawatan intensif di Rumah Sakit Umum (RSU) Baturaja.

Kapolres OKU AKBP Arif Hidayat Ritonga, SIK, MH melalui Kasubag Humas Polres OKU AKP Mardi Nursal mengatakan, pelaku pembunuhan Irawan (37) saat ini masih dalam pengejaran petugas.

Dikatakan AKP Mardi Nursal, berdasarkan informasi yang didapat dari TKP pemicu peristiwa pembunuhan ini lantaran istri pelaku dan korban sering cekcok dan puncaknya sang suami masing-masing turun tangan dan akhirnya terjadi pembunuhan.

AKP Mardi Nursal mengungkapkan sebelum kejadian antara istri korban dan pelaku sering cekcok dan sudah dua kali permasalahan tersebut diselesaikan oleh pihak desa.

Menurut keterangan dari istri pelaku, apabila mereka tidak berada di rumah, anaknya sering dimarahi korban Erika.

Nah, semalam sesaat sebelum kejadian keluarga pelaku sedang kumpul untuk melaksanakan buka puasa bersama.

Menurut keterangan istri pelaku, usai buka puasa bersama keluarga lainnya kembali ke rumah masing-masing.

Diduga usai acara buka bersama itu, pelaku mendatangi rumah korban yang letaknya bersebelahan dan terjadi keributan antara pelaku dan korban.

Tidak lama kemudian terdengar warga sudah ramai di depan rumah korban, setelah mendapati pasutri itu ditemukan sudah terkapar mandi darah.

Petugas Polsek Peninjauan yang mendapat laporan warga, langsung terjun ke lokasi dan melakukan Olah TKP.

Langkah lain, di rumah keluarga korban Kapolsek Peninjauan bersama dengan anggota memberikan imbauan kepada keluarga korban dan warga Desa Makarti Tama, Kecamatan Peninjauan, Kabupaten. OKU, agar persoalan ini diserahkan ke aparat kepolisian dan tidak main hakim sendiri. (**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts