Sempat Terdengar Ledakan, Gudang Elektronik Merek Sharp Hangus Dilahap Si Jago Merah

Senin, 2 November 2020
Gudang elektronik merek Sharp di komplek pergudangan Prima Star II, Desa Gasing, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin, Sumsel pasca-dilahap si jago merah, Senin (2/11/2020) dinihari.

Laporan Haris Widodo

Palembang, Sumselupdate.com – Diduga dipicu arus pendek listrik, gudang elektronik merek Sharp di komplek pergudangan Prima Star II, Desa Gasing, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) dilahap si jago merah, Senin (2/11/2020), sekitar pukul 04.00 WIB.

Read More

Dalam peristiwa terbakarnya gudang milik PT Istana Tunas tersebut, sempat terdengar suara ledakan dari bawah tangga kantor tersebut.

Kapolsek Talang Kelapa, AKP Haris Munandar Hasyim mengatakan, tidak  ada korban jiwa dari peristiwa kebakaran tersebut.

Menurut dia, kerugian dalam peristiwa ini diperkirakan mencapai miliaran rupiah. “Untuk penyebabnya sendiri belum diketahui. Namun menurut keterangan saksi ada ledakkan dari bawah tangga,” ujar Haris.

Dikatakan Haris, saat ini masih dilakukan penyelidikan penyebab terbakarnya gudang Sharp tersebut dan pihaknya juga telah memasang garis polisi di sekitar gudang.

Gudang elektronik merek Sharp di komplek pergudangan Prima Star II, Desa Gasing, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin, Sumsel pasca-dilahap si jago merah, Senin (2/11/2020) dinihari.

“Saat ini kita masih melakukan proses penyelidikan, termasuk Tim Ident dari Polres Banyuasin dan Bidlafor Polda Sumsel juga telah ke lokasi kejadian untuk menyelidiki kebakaran itu,” katanya.

Sementara itu, petugas satpam di gudang tersebut, Marzuki (28) dan Taufik (28) menuturkan saat kejadian keduanya sedang berjaga di pintu gerbang gudang tersebut.

“Kami juga terkejut waktu mendengar bunyi ledakan dari dalam gudang. Setelah ditelusuri ternyata suara dentuman itu berasal dari bawah tangga kantor,” katanya

Mendapati suara ledakan yang terjadi pada gudang yang dijaganya, Marzuki mengaku, langsung menghubungi pimpinan gudang dan staf lainnya lantaran tidak memiliki kunci gudang tersebut.

“Pas lihat ke dalam gudang ruponyo api sudah besak Pak, langsung kami telepon wong kantor yang megang kunci gudang itu. Kami jugo dak tahu gara-gara apo di dalem gudang itu pacak meledak,” jelasnya. (**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts