Cerita Pilu di Balik Kematian Perempuan Muda yang Mayatnya Ditemukan di Pinggir Sungai Air Betung Lahat

Selasa, 18 Agustus 2020
Andresta Mirdayanti semasa hidup dan jasadnya ditemukan di bebatuan pinggir Sungai Air Betung Kabupaten Lahat, Sumsel.

Laporan: Novrico Saputra

Lahat, Sumselupdate.com – Kematian Andresta Mirdayanti (26) Binti Nasrun yang jasadnya ditemukan dengan pakaian tak lengkap di pinggir Sungai Air Betung, Kabupaten Lahat, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), meninggalkan cerita pilu nan menyedihkan dari keluarga terdekatnya.

Read More

Ismi Azhari (33) yang merupakan keluarga terdekat korban saat ditemui Sumselupdate.com di kediamannya di Desa Impit Bukit, Kecamatan Pajar Bulan, Kabupaten Lahat, Selasa (18/8/202), menuturkan, jika sebelum ditemukan meninggal dunia di pinggir sungai, korban sudah tiga hari tidak pulang ke rumah.

Menurut Ismi, korban selama ini diketahui depresi setelah tiga tahun lalu bercerai dengan suaminya. Dari penikahannya itu, korban dikaruniai satu orang anak laki-laki yang kini sudah berusia empat tahun.

Ismi mengatakan, Andresta Mirdayanti yang selama ini tinggal di rumah orangtuanya, tidak bisa bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidup lantaran rutin mengonsumsi obat penenang dari puskesmas setempat.

Meski korban rutin mengonsumsi obat penenang, menurut Ismi, korban Andresta Mirayanti sering sekali pergi tanpa pamit.

“Meski tidak pulang tiga hari sebelum ditemukan meninggal di pinggir sungai, kami tetap mencari keberadaannya. Terakhir kami ketemu dengan Andresta (korban –red) Jumat lalu,” ucap Ismi Azhari dengan nada sedih.

Kepala Puskesmas Pajar Bulan, Dr HM Qomaruddin Imron, MKes mengungkapkan jika korban mengalami gangguan jiwa.

Qomaruddin mengatakan, korban dengan diantar keluarganya selalu rutin mengambil obat penenang dari puskesmas.

Terpisah, Kapolsek Pajar Bulan, AKP Kasmini Darda, SH mengatakan, hasil visum mengenai penyebab kematian korban belum keluar.

Maka dari itu, menurut Kapolsek, untuk motif dan penyebab kematian ibu satu anak tersebut hingga kini masih dalam penyelidikan.

“Kita perkirakan korban meninggal dunia di pinggir sungai sudah dua hari dan penyebab kematiannya masih kita selidiki,” jelasnya.

Kapolsek menambahkan, sebelum ditemukan menjadi mayat, Andresta Mirdayanti diketahui selama ini mengalami depresi setelah bercerai dari suaminya.

Diberitakan sebelumnya, identitas korban sendiri terkuak setelah Erni (42) sahabat ayah korban menelpon keluarganya yang datang ke rumah duka untuk melayat malam ini.

Erni mengaku sengaja menghubungi keluarganya lantaran untuk memastikan apakah korban adalah anak dari sahabatnya itu.

Diketahui korban yang bernama Andresta Mirdayanti tinggal di Desa Impit Bukit, Kecamatan Pajar Bulan, Kabupaten Lahat, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).

Sedangkan merupakan tetangga sebelah desa korban. Erni sendiri tinggal di Desa Pajar Bulan, Kecamatan Pajar Bulan, Kabupaten Lahat,

Kepada Sumselupdate.com Erni mengaku meski jarang ketemu dengan korban, dia sangat mengenal perempuan malang tersebut.

Erni mengaku, kenal dengan korban setelah bersahabat dengan orangtuanya.

Diberitakan sebelumnya, mayat Andresta Mirdayanti ditemukan seorang warga bernama Narsri (40) yang tengah memancing di bebatuan pinggir Sungai Air Betung, Kabupaten Lahat, Senin (17/8/2020) sore.

Melihat penemuan mayat itu membuat Narsri terkejut dan sontak melaporkan kasus ini ke anggota Polsek Pagaralam Selatan.

Mendapat laporan tersebut, anggota Polsek Pagaralam Selatan yang dipimpin Kapolsek Ipda Dian Rana Alip langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi korban ke rumah duka. (**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts