Laporan: Rahmat Agusman
Martapura, Sumselupdate.com-Penjual bendera putih musiman di Kabupaten OKU Timur, menjelang perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 75 Republik Indonesia, mulai menjamur.
Setiap sudut kota dan kecamatan sudah dipenuh dengan pernak-pernik 17 Agustus. Kebanyakan dari mereka berasal dari Jawa Barat, seperti Bandung, Garut dan sekitarnya.
Namun di tengah Pandemi Covid-19, omzet penjualannya menurun drastis. Seperti yang diakui oleh pak Cucu (40), penjual asal Bandung. Dia mengeluh jika pendapatannya tahun ini tidak seperti tahun lalu.
“Sepi sekali tahun ini penjualan saya, gak kayak tahun lalu. Hari ini saja baru terjual enam bendera,” keluhnya saat diwawancarai, Kamis (6/8/2020).
Menurutnya, pada tahun 2019 lalu, bendera yang ia bawa bisa mencapai 20 kodi. Namun untuk tahun ini dirinya bersama temannya hanya membawa 7 kodi.
“Susah Mas tahun ini jualan bendera, ini saja belum balik modal,” katanya.
Pak cucu juga menilai, wabah Covid-19 merupakan faktor utama menurunnya penjulanan bendera.
“Ya mau gimana lagi mas, mungkin karena Covid menjadi faktor utama sepinya jualan saya,” ungkapnya.
Adapun bendera yang ia jual di antaranya, bendera merah putih, umbul-umbul dan background yang harganya kisaran dari Rp15.000 hingga Rp30.000 sesuai ukuran. (**)











