Manila, Sumselupdate.com-Ekonomi Filipina resmi masuk resesi. Resesi adalah kondisi ketika pertumbuhan ekonomi riil bernilai negatif atau ketika produk domestik bruto (GDP/PDB) mengalami penurunan selama dua kuartal berturut-turut atau lebih.
Ekonomi negara Filipina jatuh lebih dalam dari prediksi. Lagi-lagi Virus Corona yang jadi biang keroknya. Filipina terakhir kali jatuh resesi 29 tahun lalu atau nyaris 3 dekade silam. Seperti dikutip dari Reuters, Kamis (6/8/2020), pada kuartal II-2020, ekonomi Filipina tercatat minus 16,5% dibandingkan tahun sebelumnya.
Sementara, pada kuartal sebelumnya, negara ini mencatat kontraksi ekonomi minus 0,7%. Ekonominya ini merupakan yang terparah sejak 1981 menurut data Philippine Statistics Authority. Kontraksi yang terjadi di ekonomi Filipina ini lebih parah 9% dari prediksi Reuters.
“Ekonomi Filipina jatuh ke jurang resesi di kuartal II-2020 akibat dampak dari lockdown saat pandemi,” kata Ekonom Senior ING Nicholas Antonio Mapa.
“Dengan jumlah pengangguran yang diprediksi akan naik di bulan-bulan mendatang, kami tidak melihat akan ada perbaikan konsumsi dalam waktu dekat, apalagi jumlah kasus positif Covid-19 masih terus bertambah,” tambahnya. (rly/dtc)











