Laporan Haris Widodo
Palembang, Sumselupdate.com – Dua dari empat pelaku penjambretan yang menimpa Yulia (63) berhasil diringkus anggota Unit IV Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel, Senin (3/8/2020).
Keduanya diringkus di kediamannya Jalan Pangeran Ratu, Jakabaring. Namun saat akan disergap, kedua pelaku mencoba melarikan, sehingga diberikan tindakan tegas dan terukur.
Kedua penjambret itu dua kakak beradik Septian (25) dan Soni Setiawan (19). Keduanya melancarkan aksi jambret terhadap Yulia yang diketahui bos cabai.
Tas dan uang korban dijambret saat melintasi Jalan KH Wahid Hasyim, Kelurahan 5 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I Palembang pada Rabu (22/7/2020) lalu.
Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel Kompol Suryadi SIK MH didampingi Kanit IV Kompol Zainuri mengatakan, dua pelaku yang ditangkap merupakan kakak beradik, merupakan bagian dari komplotan jambret.
Di mana dua rekan tersangka lainnya, Isep (DPO) dan Pemong (DPO) saat ini tengah diburu petugas.
“Modus pelaku saat beraksi dengan merampas tas. Korban ini sudah dibuntuti dari OPI Jakabaring yang diketahui membawa tas berisi Rp65 juta dan handphone. Kedua pelaku kemudian mendekati korban dan menarik tas targetnya,” ujar Kompol Suryadi saat ditemui di tempat, Selasa (4/8/2020).
Dikatakan Suryadi, uang hasil jambret dibelikan pelaku televisi, tas, dan ada untuk membayar sekolah adiknya.
“Kami masih melakukan pendalaman untuk mengetahui apakah pelaku terlibat dalam aksi jambret di wilayah lain,” katanya.
Suryadi mengatakan, pelaku yang merupakan residivis jambret pada 2014 pernah melakukan aksi jambret di Jalan Gubernur H A Bastari yang korban juga seorang perempuan dengan menggasak satu unit handphone.
Sementara itu, tersangka Septian mengaku, uang hasil menjambret dibelikannya untuk membeli perabot rumah tangga seperti televisi, salon, handphone serta membayar sekolah adiknya dan untuk kebutuhan sehari-hari.
Lain halnya pengakuan Soni Setiawan ia ikut menjambret karena diajak kakaknya dari hasil jambret Soni mendapatkan bagian Rp5 juta. Uang tersebut dibelikannya sepeda motor Yamaha Mio second.
“Duet limo juta hasil jambret ku belike motor Mio putih itulah. Kalu nyambret baru sekali inilah aku,” katanya. (**)











