Laporan: Novrico Saputra
Pagaralam, Sumselupdate.com – Sejumlah warga dan pedagang makanan di Kota Pagaralam, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) mengeluhkan kelangkaan tabung gas 3 kg.
Kelangkaan tabung elpiji bersubsidi ini sudah terjadi dalam dua sampai tiga minggu terakhir. Tak pelak, warga dan pedagang harus mencari tabung molen ini hingga belasan kilometer dari tempat tinggal mereka.
“Cari tabung gas elpiji 3 kg sekarang ini sangat sulit. Harus muter-muter dulu, kadang juga masih nggak nemu,” tutur pedagang makanan di Pagaralam, Arifin, Senin (13/7/2020).
Arifin mengaku untuk mencari tabung gas molen ini hingga ke Kecamatan Bumi Agung atau sekitar sepuluh kilometer dari warung manisannya. “Mulai tiga mingguan ini langkanya,” katanya.
Selain langka, Arifin mengatakan harga tabung gas elpiji 3 kg juga mengalami kenaikan, di mana semula Rp18.000 per tabung, saat ini menjadi Rp20.000 hingga Rp25.000 per tabung.
“Beda-beda tiap warung ada yang Rp20.000 ada yang Rp25.000 per tabung,” ucapnya.
Dengan sulitnya tabung gas 3 kg ini membuat pedagang harus merugi. Bahkan ada pedagang yang mengurungkan niat untuk berjualan.
“Kami sudah mencari sampai ke daerah lain, namun tidak juga mendapakan gas bersubsidi dan kami terpaksa tidak berjualan,” tandas Arifin lagi. (**)











