Laporan Edwar Heryadi
Palembang, Sumselupdate.com – Ikatan Keluarga Pondok Modern (IKPM) Gontor Cabang Sumatera Selatan (Sumsel) secara resmi melepas 310 calon pelajar (capel), siswa kelas 5, dan mahasiswa/i Universitas Darussalam (Unida) asal Sumsel ke Pondok Modern Darussalam Gontor di Jawa Timur.
Pelepasan yang dilakukan Ketua IKPM Gontor Cabang Sumsel, Ustadz Hendrawan M Ilyas, SKom dan pengurus lainnya dipusatkan di Jakabaring Sport City (JSC) Palembang, Senin (15/6/2020).
Ketua IKPM Gontor Cabang Sumsel, Ustadz Hendrawan M Ilyas, SKom saat dihubungi Sumselupdate.com mengatakan, 310 capel, siswa kelas 5, dan mahasiswa/I Unida ini berangkat menuju Pondok Gontor menggunakan delapan bus.
Sebelum diberangkatkan, para capel, siswa, mahasiswa Unida asal Sumsel ini mengikuti protokol kesehatan yakni harus bermasker, menjaga jarak, dan mengantungi surat kesehatan.
Menurut Hendrawan, para capel, siswa, dan mahasiswa Unida ini didampingi delapan anggota IKPM Sumsel sampai ke masing-masing pondok.
Dia beralasan, sesuai dengan maklumat Pondok Gontor Modern Darussalam bahwa untuk tes penerimaan tahun 2020, seluruh capel tidak boleh didampingi orangtua atau wali.
Hal ini untuk mengurangi kerumunan massa saat berada di Pondok Modern Darussalam Gontor, demi mencegah penyebaran virus Corona atau Covid-19.
Ditempatkan di Masing-masing Pondok
Hendrawan mengatakan, dari 310 capel, siswa, dan mahasiswa Unida ini akan ditempatkan masing-masing pondok.
Adapun rinciannya 151 santri/santriwati di Pondok Gontor yang berada di Ponorogo, di Mantingan 111 orang, Magelang 9 orang, Kediri sebanyak 17 santri, Ngawi Sumberrejo sebanyak 14 orang, dan Pondok Gontor di Banyuwangi di 8 santri/santriwati.
Dikatakan Hendrawan, khusus untuk capel yang akan mengikuti tes masuk Pondok Gontor yang jumlahnya lebih kurang 120 orang ini, akan didampingi pengurus IKPM Sumsel sampai lulus dan ditempatkan di Pondok Gontor.
“Bagi yang belum berhasil lulus kita kembalikan kepada orangtuanya, apakah tetap mengambil pondok pesantren alumni di sana, atau kembali ke Palembang. Yang pasti kita akan dampingi,” kata Hendrawan.
Ditambahkannya, pemberangkatan capel, siswa, dan mahasiswa Unida ke Pondok Gontor ini merupakan gelombang pertama, karena akan ada gelombang kedua.
“Rencananya gelombang kedua akan diberangkatkan lagi pada tanggal 20 Juni 2020, namun jumlah yang akan berangkat lewat IKPM Sumsel belum kita pastikan,” jelasnya.
Sebagamana diketahui, selain IKPM Sumsel, ada 111 capel asal Sumsel yang akan mengikuti tes masuk di Pondok Modern Darussalam Gontor yang akan berangkat melalui Bimbingan Belajar (Bimbel) Moba Latansa.
Ratusan capel Pondok Gontor itu akan didampingi lima pendamping dari Bimbel Moba Latansa. Rencananya para mujahid dan mujahidah ini akan berangkat tanggal 18 Juni menggunakan pesawat Expres Air di Bandara Sultan Mahmud Badarudddin (SMB) II Palembang. (**)











