Laporan Haris Widodo
Palembang, Sumselupdate.com – Pelaku pembunuhan Putra Sadewa (13), warga Jalan May Zen, Lorong Sidomulyo, Kelurahan Sei Selincah, Kecamatan Kalidoni, Palembang, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), akhirnya berhasil ditangkap.
Tersangka berinisial AK (20) diciduk anggota Reskrim Polres Ogan Ilir pada Jumat (5/6/2020), sekitar pukul 19.00.
Kapolres Ogan Ilir, AKBP Imam Tarmudi melalui Kasat Reskrim AKP Malik F mengatakan, pelaku berinisial AK.
Tersangka AK diciduk beberapa jam setelah jasad korban ditemukan tergeletak di sungai di bawah Jembatan Kurung Km 19 Palindra Desa Sukarami, Kecamatan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir, Jumat (5/6/2020), sekitar pukul 06.30 WIB.
Namun untuk kronologis penangkapan dan motif pelaku menghabisi korban, menurut Kasat, akan dibeberkan saat press realese hari Senin (8/6) nanti.
Sebelumnya, Dadang, paman korban menuturkan, keponakannya itu pada Selasa (2/6/2020) pukul 12.00 WIB izin kepada orang tuanya untuk menemani temannya bernama Ade Kurniawan (20) mengantarkan televisi ke daerah Pemulutan.
Korban mau ikut ke Pemulutan karena dijanjikan diupah sebesar Rp50 ribu oleh Ade. Korban pun membonceng Ade dengan sepeda motor Honda Supra X milik orangtuanya.
Namun setelah empat hari berlalu, Dadang dan orang tua cemas kenapa korban tidak ada kabar apalagi pulang ke rumah.
Dan, kemarin Dadang dan orangtua korban mendapatkan kabar bahwa ada penemuan sesosok mayat di tempat kejadian perkara.
Dadang mengatakan, Ade adalah orang datangan yang nge-kost di Jalan Mayzen Lorong Sidomulyo, Kecamtan Kalidoni yang tak jauh dari rumah korban, dan bukan penduduk asli di sana.
“Kato warga jugo emang dio ni (Ade) sering terlibat tindakan kriminal, apalagi bila jatuh tempo pembayaran kost tiba. Pasti ada kabar seperti itu,” ujarnya.
Sementara itu, Nurhida (44), orangtua korban mengatakan, sosok Ade Kurniawan yang mengajak anaknya pergi ke Pemulutan Ogan Ilir merupakan teman main burung merpati anaknya.
“Memang saat itu anak saya izin untuk mengantar Ade mengantar TV ke Pemulutan dengan iming-iming akan diberikan uang senilai 50.000,” kata Nurhida.
Sementara itu, dokter Forensik RS Bhayangkara, Dr Indra Nasution menjelaskan, setelah melakukan pemeriksaan diketahui mayat tersebut diduga kuat korban pembunuhan.
Hasil autopsi ditemukan dua luka robek di bagian kepala akibat sabetan benda tajam, luka lebam di bagian wajah dan tubuh lainnya.
Diberitakan sebelumnya, sesosok mayat tanpa identitas ditemukan tergeletak di sungai di bawah jembatan kurung Km 19 Palindra Desa Sukarami, Kecamatan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir, Jumat (5/6/2020). sekitar pukul 06.30 Wib.
Mendapat informasi dari warga, Wakapolres Ogan Ilir Kompol Nila langsung mendatangi lokasi untuk melihat langsung dan melakukan evakuasi terhadap mayat Mr X tersebut.
“Mayat laki-laki tersebut tanpa identitas alias Mr X. Kalau dari kondisi mayat sudah beberapa hari di sana karena sudah mengeluarkan aroma kurang sedap, dan usianya diperkirakan sekitar 18 hingga 21 tahun. Kemungkinan Mr X korban aksi kejahatan,” kata Kompol Nila didampingi Asisten I Pemkab Ogan Ilir Drs HA Rahman Rosydi yang kebetukan melintas di jalan lurus untuk pergi ke kantor. (hen)











