Proses Belajar Menggunakan Metode Daring, Fasilitas Sekolah Digunakan Sebagai Tempat Nyabu

Senin, 1 Juni 2020
Bekas alat isap shabu di toilet SMP di Kecamatan Lais, Kabupaten Muba, Sumsel.

Sekayu, Sumselupdate.com – Sejak diberlakukannya belajar mandiri di rumah masing-masing, pihak sekolah meliburkan kegiatan belajar mengajar guna pencegahan penyebaran Covid-19.

Sayangnya, kesempatan ini justru dimanfaatkan oknum tak bertanggung jawab untuk memanfaatkan fasilitas sekolah seperti toilet sebagai tempat untuk melakukan perbuatan yang tercela.

Read More

Informasi yang beredar di dunia maya seperti facebook, Senin (1/6/2020) fasilitas toilet salah satu sekolah menengah pertama (SMP) di Kecamatan Lais digunakan oleh oknum tak bertanggung jawab sebagai tempat pesta shabu.

Dalam tulisan akun facebook yang mendapatkan informasi dari masyarakat sekitar bahwa di fasilitas gedung sekolah tersebut tepatnya di dalam WC sekolah digunakan untuk melakukan pesta shabu.

Di toilet ini pun ditemukan alat pengisap atau bong serta alat lainnya seperti bekas rokok dan korek api.

Kepala Dinas pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Muba, Musni Wijaya dikonfirmasi via WhatsApp mengatakan, pihaknya telah mendapat laporan dari Wakil Bupati Beni Hernedi bahwa ada salah satu SMP sejak sekolah diliburkan, justru dimanfaatkan oleh oknum tak bertanggung jawab untuk melakukan perbuatan tercela yakni pesta shabu.

“Semalam, saya dapat informasi ini dari Pak Wabub, dan langsung malam itu juga saya instruksikan kepada seluruh kepala sekolah SD/SMP termasuk juga SMA untuk mewaspadai hal ini,” jelas Musni Wijaya dihubungi, Sumselupdate.com, Senin (1/6/2020)

Ditambahkan Musni, dalam instruksi yang disampaikan ke seluruh kepala sekolah, jika ada bangunan sekolah yang disalahgunakan oleh oknum masyarakat untuk tempat pesta narkoba, maksiat, judi, serta lainnya, agarsegera melaporkannya ke pihak yang berwajib dan ke Kadis Dikbud Muba.

“Khusus untuk SMPN yang di Kecamatan Lais yang ditemukan alat bekas oknum melakukan pesta shabu-shabu, saya sudah tugaskan  untuk segera melaporkannya ke Kapolsek Lais, Selain itu juga kepala sekolah agar melakukan evaluasi petugas jaga malam sekolah, Surat Edaran resmi akan kita susulkan,” tutupnya. (est)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts