BLT Dana Desa di OKI Sudah Mulai Disalurkan, Sasar 32.408 Kepala Keluarga

Minggu, 10 Mei 2020
Salah seorang warga Kabupaten OKI yang terdampak Covid-19 menerima bantuan langsung tunai dana desa.

Kayuagung, Sumselupdate.com – Bantuan Langsung Tunai (BLT) dana desa yang dialokasikan untuk masyarakat desa yang terdampak virus Corona atau Covid-19 di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) mulai disalurkan.

BLT dana desa ini menyasar 32.408 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang tersebar di 314 desa dan 18 kecamatan.

Read More

Untuk Desa Anyar, Kecamatan Kota Kayuagung, OKI  sebanyak 134 kepala keluarga (KK) menerima bantuan.

Pemerintah desa menganggarkan dana desa mencapai Rp241 juta untuk mengcover 134 warganya yang terdampak Covid-19.

“Kami berterima kasih atas kebijakan pemerintah pusat juga pemerintah daerah yang mempercepat penyaluran bantuan,” kata Andi (37), warga Desa Anyar Kayuagung, Kamis (7/5/2020).

Di Kecamatan Cengal, beberapa desa yang berada di pesisir timur OKI itu juga telah menyalurkan bantuan seperti Desa Sungai Ketupak, Kuala Sungai Pasir, dan Desa Pantai Harapan.

Sementara di Kecamatan Lempuing Jaya, pemerintah kecamatan menginisiasi Pemdes setempat untuk menyampaikan bantuan tersebut door to door.

Penyaluran BLT-DD bulan April itu diantar langsung oleh aparat desa didampingi Babinsa dan Bhabinkamtibmas ke rumah-rumah warga.

“Menerapkan physical distancing juga menghindari kerumunan,” kata Camat Lempuing Jaya, Hendra Anggara.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kabupaten OKI, Hj Nursula, SSos mengatakan, BLT dana Desa di OKI besarannya Rp600 ribu per KK per bulan, selama tiga bulan yaitu April, Mei, dan Juni 2020.

“Sudah mulai disalurkan sejak minggu ini. Ada sebanyak 34.408 kepada KPM disasar yang merupakan hasil dari pendataan relawan desa yang sebelumnya telah di musyawarahkan melalui musdes yang kemudian dituangkan dalam Perkades yang disahkan oleh camat setempat,” ungkap Nursula, Minggu (10/5/2020).

Dijelaskannya, hal tersebut karena dana desa tahap pertama sudah masuk rekening desa dan desa sebagian besar sudah melaksanakan musdes.

Di Kabupaten OKI menurut dia, dari 314 desa yang telah menerima transfer dana desa ke rekening kas desa sebanyak 232 desa dan sudah mulai mencairkan dan salurkan BLT-DD sebanyak 176 desa.

“Sisanya masih berproses. Penyaluran berdasarkan proses verifikasi dengan prinsip kehati-hatian” tambahnya.

Nursula menegaskan masyarakat yang berhak mendapatkan BLT DD harus memiliki beberapa kriteria.

Kreteria itu mulai dari kehilangan mata pencaharian, punya penyakit menahun /kronis, belum terdata sama sekali mendapatkan BLT DD, dan belum masuk data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS).

“Kriteria sudah jelas. Sekarang tinggal pendataan di bawah secara valid,” ujar dia.

Nursula sangat mengapresiasi kinerja para kepala desa di kabupaten OKI yang sigap mengawal penyaluran BLT DD.

“Di kondisi saat ini masyarakat sangat membutuhkan bantuan. Kinerja kepala desa yang telah menyalurkan patut kita apresiasi karena serius dengan prinsip hati-hati,” jelasnya.

Pemkab OKI melalui DPMD menurut dia akan mengawal proses pendataan maupun penyaluran BLT DD,

Nursula mengimbau agar proses penyaaluran BLT bisa berjalan kondusif dan tetep sesuai dengan imbauan Pemerintah tentang pencegahan Covid-19.

“Proses penyaluran BLT desa ke masyarakat harus tetap mamatuhi protokol Covid-19, transparan dan melibatkan unsur instansi terkait agar berjalan dengan baik,” pungkasnya. (ban)

 

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts