Lahat, Sumselupdate.com – Merebaknya virus corona atau Covid-19 di Indonesia membuat kekhawatiran banyak pihak dan elemen masyarakat. Di Sumatera Selatan saja saat ini telah mencapai angka ratusan orang Positif Covid-19 yang berasal dari beberapa Kabupatan Kota seperti Palembang dan Prabumulih, serta beberapa daerah lainnya.
Di Kabupaten Lahat sendiri saat ini statistik menunjukkan baru ada 30 Orang Dalam Pengawasan (ODP) belum ada yang berstatus Pasien Dalam Pemantauan (PDP) dan belum juga ada Pasien Positif Covid-19. Data ini diperoleh dari update terakhir Pemkab Lahat melalui akun Instagram @kominfolahat pada tanggal 5 April 2020.
Dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19 masuk ke Kabupaten Lahat, tim dari Dinas Perhubungan Lahat, Sat Pol PP Lahat, Polres Lahat, Kodim Lahat melalui Koramil, BPBD Lahat, dan Dinas Kesehatan Lahat melalui Puskesmas, yang tergabung dalam Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 menjaga ketat titik perbatasan dan gerbang masuk ke Kabupaten Lahat.
Adapun titik lokasi yang dijaga ketat oleh petugas diantaranya perbatasan Lahat-Muara Enim didirikan satu posko deteksi dini di Kelurahan Lebuay Bandung, Kecamatan Merapi Timur, kemudian satu titi lokasi masuk dari arah Kota Pagaralam di Koramil Lahat Tengah, dan yang terakhir titik lokasi masuk dari arah Kabupaten Empat Lawang di Terminal Batai.
Salah satu personil dari Dinas Perhubungan Lahat, Doni saputra, SE, MM mengatakan penjagaan ini dilakukan untuk mendeteksi dini masuknya orang yang mempunyai riwayat perjalanan dari luar kota ataupun daerah zona merah.
“Ya tiga titik lokasi masuk ke Kabupaten Lahat dijaga ketat, yaitu Muara Lawai atau Lebuay Bandung, Koramil Kota Lahat, dan Terminal Batai, dengan tujuan melakukan deteksi dini terhadap penyebaran Covid-19, terutama bagi bis dari luar kota atau daerah zona merah termasuk kendaraan roda empat dengan plat luar Lahat,” jelasnya.
Sementara itu personil lainnya yang bertugas di perbatasan Lahat-Muara Enim, Agus Susanto, SE, menambahkan bahwa pemeriksaan bis dilakukan terhadap penumpang dari luar daerah atau zona merah yang turun di wilayah Kabupaten Lahat.
“Pemeriksaan bis kita lakukan bagi penumpang dari luar daerah atau zona merah yang turun di wilayah Kabupaten Lahat. Begitu juga bagi kendaraan pribadi yang menuju Lahat namun merupakan plat luar daerah Lahat. Deteksi dini dilakukan oleh rekan kita dari kesehatan, dengan melakukan pengecekan suhu tubuh sampai pemeriksaan di bilik disinfektan,” pungkasnya. (Aji)











