PALI, Sumselupdate.com – Warga Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI mengeluhkan pelayanan PDAM Tirta PALI Anugerah. Sebab, meski musim hujan, namun aliran air bersih justru tersendat.
Tercatat sudah satu pekan air bersih tidak mengalir ke warga di sejumlah wilayah dalam Kecamatan Talang Ubi. Akibatnya, warga kesulitan memenuhi kebutuhan air untuk keperluan sehari-hari.
Seperti dikeluhkan Jhon, salah satu warga Pelita, bahwa apabila dalam dua hari kedepan belum mengalir, maka persediaan air bersih yang ditampung bakal habis.
“Sudah 6 hari tidak mengalir, entah apa penyebabnya karena pihak PDAM tidak memberi pemberitahuan. Dan selama tidak mengalir, air bersih dari PDAM yang ditampung hanya dipakai untuk memasak dan minum, sementara mandi, kami menampung air hujan,” katanya, Senin (6/1/2020).
Sama halnya dikeluhkan Rita, bahwa sebagai ibu rumah tangga, dirinya harus merogoh kocek tambahan untuk membeli air bersih dalam memenuhi kebutuhan memasak dan minum.
“Ketika hujan, kami tampung untuk mencuci dan mandi, tapi saat tidak hujan kami kesusahan, terkadang harus membeli air isi ulang untuk masak dan minum. Karena air dari PDAM dua hari lalu sudah habis karena bak penampungan yang ada di rumah kami hanya bisa memenuhi kebutuhan selama empat hari,” keluhnya.
Terpisah, Direktur PDAM Tirta PALI Anugerah Puryadi melalui Mairil, salah satu pegawai PDAM membenarkan adanya masalah tersebut. Menurut Mairil, penyebab tidak mengalirnya air bersih itu karena kerusakan mesin pada booster di Desa Simpang Tais.
“Kerusakan itu sudah kami atasi, namun saat akan dialirkan, listrik PLN mati. Dan kalau saat ini, air bersih secara keseluruhan tidak mengalir karena listrik padam. Untuk itu, kami meminta maaf atas ketidaknyamanan ini dan mudah-mudahan, apabila listrik hidup, air bersih sudah bisa dialirkan,” jawabnya. (adj)











