Angka Kejahatan Turun, Polrestabes Tetap Bentuk Timsus Berantas Bandit Jalanan

Selasa, 31 Desember 2019
Press rilis akhir tahun Polrestabes Palembang.

Palembang, Sumselupdate.com – Kriminalitas sepanjang 2019 di wilayah hukum Polrestabes Palembang menurun jika dibanding tahun sebelumnya. Hal ini akan terus dipertahankan sehingga masyarakat tidak resah di manapun berada. Selain itu, Kapolrestabes juga optimis dapat segera menyelesaikan PR yang tertunda di 2019 ini.

“PR akan tetap jadi prioritas dan perlu kami jelaskan, terjadi penurunan kriminalitas. Tahun ini tercatat 4.576 kasus, yang mana menurun 364 kasus atau sekitar 7 persen dari 2018 lalu mencapai 4.940 kasus,” kata Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Anom Setyadji, Selasa (31/12/2019).

Read More

“Kami akan terus berupaya memberikan pelayanan, keamanan dan keselamatan kepada masyarakat kota Palembang khususnya, sebagaimana meningkatnya nama kami dari Polresta menjadi Polrestabes Palembang,” papar Anom didampingi Wakapolrestabes AKBP Andes dan Kabag Ops Kompol Yudha serta jajaran Kapolsek.

Dikatakan Anom, dari Jumlah Tindak Pidana (JTP) dan Penyelesaian Tindak Pidana (PTP) di 2019 juga mengalami penurunan, jika dibandingkan tahun sebelumnya.

“Untuk JTP di tahun 2019 tercatat 4576 kasus, sedangkan di 2018 mencapai 4940, terjadi penurunan 354 kasus atau sekitar tujuh persen, sedangkan PTPnya di tahun 2019 tercatat 3163 kasus, sedangkan 2018 menjadi 3824 kasus. Disini PTPnya naik menjadi 661 kasus atau sekitar 17 persen. Ini berkat kerjasama anggota kita dengan instansi terkait sehingga dapat menyelesaikan permasalahan yang ada di sekitaran masyarakat,” ujarnya.

Kasus yang menjadi prioritas jajaran Polrestabes Palembang masih dalam memberantas 3C (curas, curat dan curanmor) serta kasus lainnya yang menjadi atensi pimpinan.

“Yang akhir tahun Polrestabes Palembangmenjadi prioritas kami yaitu masih 3C dan beberapa kasus lainnya, yang masih menjadi PR besar kami. Mohon doa restu masyarakat agar dapat membantu kami dalam mengungkap kasus ini, minimal bisa memberikan informasi akan keberadaan atau lokasi yang dijadikan kawanan bandit ini,” tandasnya.

Mengenai kecelakaan lalu lintas, tercatat tahun ini meningkat dari sebelumnya, yaitu dari 285 kasus atau 77 persen, kini naik menjadi 367 kasus. Sementara pelanggaran lalu lintas juga mengalami kenaikan, sekitar 4978 kasus atau sekitar 16 persen.

“Dari 30.821 kasus ditahun 2018 kini mnjadi 35.799 kasus ditahun 2019 ini. Artinya, dengan demikian bisa diartikan anggota kita dilapangan bekerja,” bebernya. (tra)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts