Kutuk Pengusiran Haddad Alwi, PBNU: Kami Akan Lapor Polisi

Sabtu, 21 Desember 2019

Jakarta, Sumselupdate.com – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) turut berkomentar terkait insiden pengusiran penyanyi religi, Haddad Alwi, saat mengisi acara haul ke-8 Habib Abdullah bin Zein Alatas di Sukabumi, Jawa Barat. NU mengutuk keras tindakan itu.

“(NU) memberikan pembelaan advokasi kepada Haddad Alwi. Kami mengutuk keras (tindakan pengusiran Haddad Alwi),” kata Sekjen PBNU Helmy Faishal Zaini dikutip dari laman detik.com, Sabtu (22/12/2019).

Pengacara Haddad Alwi, Muannas Alaidid, mengatakan insiden itu terjadi karena sejumlah pihak menunduh kliennya sebagai Syiah. Menurut Helmy, tuduhan itu tidak dapat dibenarkan dan telah masuk ke ranah hukum. Helmy menegaskan pihaknya akan melaporkan kejadian ini ke polisi.

“Kita (akan) melaporkan kepada polisi. Tentunya bisa melalui Polres Sukabumi. (Pelaporan) sedang diurus saya sudah komunikasi dengan Haddad Alwi barusan,” tutur Helmy.

Selain tuduhan Syiah, terdapat versi lain soal penyebab pengusiran Haddad Alwi. Penyanyi religi itu diduga membela ulama NU, KH Ahmad Muwafiq atau Gus Muwafiq yang dinilai telah melecehkan agama.

“Itu belum, belum (ceramah membela Gus Muwafiq). Baru sampaikan 1 selawat langsung disuruh turun. Kita mengutuk keras tindakan seperti itu. Menurut saya ini sudah masuk ke dalam ranah hukum dan polisi harus mengusut ini,” ucap Helmy.

Haddad Alwi diusir dan dipaksa turun oleh sekelompok orang dari ormas di Sukabumi, Jawa Barat. Diduga, lantaran Haddad Alwi membela ulama NU KH Ahmad Muwafiq atau Gus Muwafiq.

Pengacara Muannas Alaidid membantah jika dikatakan bahwa insiden pengusiran Haddad Alwi saat ceramah di Sukabumi lantaran membela ulama NU KH Ahmad Muwafiq alias Gus Muwafiq.

Muannas menyebut kliennya diusir lantaran ada provokator yang menuding Haddad Alwi sebagai Syiah. “Di atas panggung dianggap dia sedang baiat Syiah. Ini berita bohong dan fitnah,” tegas Muannas.

Pengusiran Haddad Alwi yang terjadi pada 16 Desember viral dalam sebuah video. Haddad Alwi sempat ceramah dan dalam ceramahnya itu dia membela Gus Muwafiq yang dinilai melecehkan agama dan mengutuk orang-orang yang memusuhinya.

“Wallahi, saya sumpah ini. Saya wallahi, wallahi, mengutuk orang-orang yang mencaci maki sahabat,” ucap Haddad Alwi.

Hal itu sontak mengundang keriuhan. Massa yang berpakaian serba putih memintanya turun dari panggung sambil melantunkan selawat.

“Ana (saya) diundang ke sini, ana mau sholawat. Baik, saya akan turun… saya akan turun…,” kata Haddad Alwi yang sudah terdesak massa. Dia pun lantas turun dari panggung meninggalkan lokasi. (pto)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts