Advertorial: Peringatan HKN ke-55, Sri Kustina Dikukuhkan Jadi Duta Cegah Stunting Kabupaten PALI

Sabtu, 23 November 2019
Penandatangan Hj. Sri Kustina menjadi Duta Cegah Stunting kabupaten PALI disaksikan Bupati (baju putih)

PALI, Sumselupdate.com – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Ir. Hj. Sri Kustina, Sabtu (23/11/2019) dikukuhkan menjadi duta pencegahan Stunting untuk wilayah kabupaten PALI.

Pengukuhan tersebut dilakukan langsung oleh Bupati PALI H. Heri Amalindo yang digelar di halaman SD Negeri 4 Desa Babat, Kecamatan Penukal, Kabupaten PALI.

Read More

Selain pengukuhan duta cegah Stunting, kegiatan itu juga bertujuan untuk memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-55 tahun 2019 dan pencanangan Pemberian Obat Cacing pada anak SD dan Balita.

Bupati bersama ketua TP PKK PALI saat menuju ke tempat acara

 

Plt. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten PALI Muhammad Mudakir, S.Km MKes mengatakan bahwa untuk di kabupaten PALI kasus Stunting telah mengalami penurunan.

“Kasus Stunting terbagi menjadi dua kategori, anak di bawah usia dua tahun dimana di PALI terdapat 52 kasus Stunting dan balita dari usia 2 – 5 tahun yang berada di angka 112 kasus. Namun, proses penurunan angka Stunting tidak serta merta langsung menurun. Perlu proses, namun kami optimis kasus Stunting di kabupaten PALI akan berkurang dan PALI bisa bebas dari Stunting,” jelas Mudakir, kepada sejumlah media (23/11).

Bupati bersama ketua TP PKK PALI saat meninjau STAN makanan bergizi dari puskesmas se-kabupaten PALI

 

Mudakir juga menambahkan, untuk tugas Duta cegah Stunting akan bertindak menjadi koordinator dari berbagai sektor untuk bersama mencegah Stunting di kabupaten PALI.

“Berdasarkan arahan dari Pak Gubernur, yang dinobatkan menjadi Duta Cegah Stunting yaitu ketua TP PKK, untuk di kabupaten PALI yaitu Hj. Sri Kustina. Tugas Duta Cegah Stunting diharapkan dapat memberikan contoh dan menjadi koordinator dari berbagai sektor di OPD yang berada di ruang lingkup Pemkab PALI, termasuk PKK PALI. Tujuan untuk mencegah Stunting di kabupaten PALI,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati PALI mengapresiasi kinerja TP PKK PALI bersama pihak terkait yang selalu memberikan terobosan dan inovasi terhadap masyarakat kabupaten PALI.

Bupati PALI saat menyampaikan sambutan

 

“Tentunya sesuatu yang luar biasa, karena berbat penghargaan baik provinsi maupun nasional diraih oleh TP PKK PALI. PKK PALI juga mampu merangkul semua pihak terkait untuk bisa bersama-sama mencegah Stunting dan mencanangkan pemberian obat cacing ke anak SD dan balita,” jelas Heri Amalindo.

Terkait atensi Presiden terhadap permasalahan Stunting, ketua HKTI Provinsi Sumatera Selatan itu juga mengaku tidak perlu khawatir, karena menurutnya Stunting bisa dicegah.

Foto bersama Bupati, Sekda, ketua TP PKK PALI serta Kadinkes dan tamu undangan

 

“Tidak perlu khawatir, kita berusaha terus untuk membawa kabupaten PALI bebas dari Stunting. Dengan cara memberi asupan gizi yang cukup, baik sejak proses kehamilan, hingga saat bayi itu lahir dan pertumbuhan balita, sehingga tumbuh kembang anak bisa normal. Pemkab PALI akan terus mendukung TP PKK untuk mensosialisasikan pencegahan Stunting hingga ke pelosok desa di kabupaten PALI,” tutupnya.

Di tempat yang sama, Sri Kustina mengaku bahwa Kabupaten PALI sudah lewat ambang batas, artinya PALI posisi aman untuk Stunting.

“Tentunya hal itu disebabkan oleh seringnya kami, TP PKK PALI memberikan sosialisasi kepada masyarakat dalam mencegah Stunting dengan cara pola hidup yang sehat, serta makan makanan yang bergizi saat hamil dan kepada balita,”dan kata Anggota DPR RI komisi IX itu.

Foto bersama

 

Selain itu, untuk mencegah Stunting dirinya mengajak seluruh pihak terkait untuk bersama-sama mensosialisasikan pencegahan Stunting di Bumi Serepat Serasan.

Plt. Kadinkes PALI Muhammad Mudakir, SKm MKes

 

“Kita akan terus sosialisasi pencegahan Stunting, dengan mengajak Dinas Kesehatan, Dinas Pertanian, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas PU, Dinas Lingkungan Hidup dan Pemerintahan Desa untuk bersama-sama mengajak masyarakat mencegah Stunting dengan makanan yang bergizi, sehingga masyarakat PALI bisa sehat dari balita sampai remaja,” pungkasnya. (ADV/adj)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts