Palembang, Sumselupdate.com – Wakil Gubernur Sumsel H Mawardi Yahya memberikan motivasi agar anak-anak Ponpes harus mempunyai semangat lebih demi untuk meraih impiannya, Hal ini dikatakannya saat melakukan peletakkan batu pertama pembangunan Kampus C Ponpes Aulia Cendekia Talang Jambe, Jumat (1/11/2019).
“Dengan UUD Ponpes lahir sangat bersyukur tentang kualitas pendidikan pesantren dengan ilmu yang mengikuti dengan pendidikan formal lainnya serta ditunjang kemajuan teknologi tentunya lulusan mulai ponpes bisa beradaptasi dan mampu bersaing dengan lulusan manapun,” ungkapnya.
Lanjutnya, ia berharap bahwa Pondok Pesantren Aulia Cendekia akan tetap eksis serta berkualitas dalam mencetak anak-anak generasi Islam yang sidiq, amanah, tabligh dan fathonah guna kemajuan bangsa dan negeri kita ini dan akan membawa anak-anak nantinya kejalan yang diridhoi Allah SWT.
“Mudah-mudahan anak-anak kita nantinya menjadi generasi penerus yang akan membangun Sumatera Selatan lebih maju lagi, lebih berwibawa, lebih berbudaya dan agamis untuk menjadi daerah yang makmur di Indonesia,” ujarnya.
Kemudian itu dengan dilaksanakannya pembangunan pondok baru tersebut, dapat menjadi wadah yang professional dalam mendidik dan mengasuh anak-anak bangsa dari berbagai daerah di bidang agama Islam ilmu pengetahuan dan teknologi.
“Insya Allah pondok pesantren ini akan jadi sentra pendidikan dan keagamaan yang akan menghasilkan santri dan SDM unggul yang akan turut membawa Sumsel khususnya Kota Palembang menjadi bermartabat dan sejahtera,” harapnya.
Pimpinan Ponpes Aulia Cendekia KH Hendra Zainuddin, M.pd,I mengaku sangat bahagia atas kedatangan orang nomor dua di Sumsel ini, lebih bermakna lagi karena dalam sejarahnya Pesantren Aulia berdiri di tahun 2006 juga berkat support Mawardi Yahya saat menjadi Bupati OI dengan memberikan bantuan rumah panggung asrama.
“Di kala itu saya pernah menghadap beliau menceritakan kalau saya berniat ingin membuat pesantren baru, maka diberikan bantuan oleh beliau rumah panggung asrama Kalau tidak ada asrama itu tidak berjalan karena menjadi salah satu syarat untuk memenuhi kualifikasi,” ujarnya.
Hendra menganggap beberapa sentuhan pembangunan pesantren yang sukses di Ogan Ilir hasil dari H.Mawardi Yahya, maka ia meminta untuk beliau dapat meletakkan batu pertama hari ini agar dari sentuhannya dalam peletakkan batu pertama menjadi pesantren bagus dan barokah. (rel)











