Muarabeliti, Sumselupdate.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musirawas (Mura) menjalin kerja sama dengan Institut Teknologi Bandung (ITB) dalam bidang pendidikan dan pariwisata.
Kerja sama ini ditandai dengan ditandatanganinya Memorandum of Understanding (MoU) antara Bupati Mura, H Hendra Gunawan dan Rektor ITB, Prof Dr Ir Kadarsah Suryadi DEA di Ruang Rapim A Gedung CCAR ITB, Bandung Jawa Barat, Senin (19/8/2019).
Nota kesepahaman dilaksanakan dalam kurun waktu lima tahun mencakup seluruh sektor atau menyeluruh tergantung dengan prioritas kebutuhan yang akan ditindaklanjuti dengan perjanjian kerja sama yang lebih terperinci dan bersifat teknis.
Bupati Mura, H Hendra Gunawan mengucapkan terima kasih kepada pihak ITB yang ingin berkontribusi dalam mengembangkan dan memanjukan potensi Kabupaten Mura.
Dikatakannya, Mura merupakan salah satu daerah yang memiliki kekayaan alam yang sangat kaya mulai dari sektor pertambangan dan energi, pertanian, perkebunan bahkan pada sektor potensi wisata alam yang saat ini masih terus dikembangkan dan dioptimalkan.
“Kita berharap melalui MoU ini potensi Mura dapat terus dikembangan seperti sektor wisata yang kami yakini dapat mendongkrak perekonomian dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Bupati.
Sementara itu, Rektor ITB, Prof Dr Ir Kadarsah Suryadi DEA, mengaku, sangat senang dan memberikan apreasisi atas ditandatangani MoU ini.
”Saya mewakili keluarga besar ITB memberikan apresiasi atas ditandatanganinya MoU ini, dan diharapkan MoU ini dapat ditindaklanjuti dengan peran masing-masing,” ujarnya.
Dia mengatakan, pihaknya juga akan mendiskusikan dan menganalisa serta menindaklanjuti kesepahaman ini sehingga dapat diterapkan di Kabupaten Mura sesuai dengan potensi yang ada di institusi yang ia pimpin.
”Baik pihak ITB maupun Pemkab Mura diharapkan ke depan dapat segera mendikusikan turunan dari MoU ini sehingga dapat bermanfaat bagi perkembangan Kabupaten Mura,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Parawisata Kabupaten Mura, Syamsul Djoko Karyono, SH melalui Kabid Obyek Wisaya, Widya Liamayanti, SP mengungkapkan, untuk menindaklanjuti MoU ini, pihaknya telah berencana untuk melibatkan ITB dalam pembuatan rencana induk pengembangan wisata daerah (Riparda) dan pembuatan dokumen ilmiah (detail engineering design) untuk pengembangan kawasan parawisata di Mura.
”Dengan adanya Riparda dan DED ini diharapkan Kabupaten Mura akan memiliki perencanaan yang terstruktur dan terukur dalam pengembangan kepariwisataan di Kabupaten Mura,” katanya. (ain)











