90 P2UKD Muratara Terima SK Gubernur

Rabu, 17 Juli 2019
Bupati Muratara HM Syarif Hidayat saat membagikan SK Gubernur kepada petugas P2UKD.

Muratara, sumselupdate.com – Sebanyak 90 Petugas Penghubung Urusan Keagaam Desa (P2UKD) terima Surat Keputusan (SK) dari Gubernur Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) H Herman Deru yang diwakili Bupati Muratara, HM Syarif Hidayat.

Pemberian SK tersebut berlangsung di Rumah Kediaman Bupati Muratara di Desa Terusan Kecamatan Karang Jaya, dihadiri oleh Sekda Kabupaten Muratara, Alwi Roham mantan Ketua Dewan Pendidikan Muratara,H Awbdullah Makcik dan Kepala Kemenag Muratara, H Ikhsan Baijuri, Rabu (17/7/2019).

Read More

Berbarengan dengan penyerahan SK tersebut, pemerintah kabupaten Muratara merealisasikan apa yang dijanjikan oleh Bupati Muratara saat kegiatan Pengukuhan P2UKD oleh Gubernur Sumsel, H Herman Deru pada saat kegiatan safari Ramadhan lalu di Desa Beringin Makmur II Kecamatan Rawas Ilir.

Berupa pemberian baju seragam atau seragam dinas termasuk kepada 66 Penyuluh Agama di seluruh kecamatan.

Bupati Muratara, HM Syarif Hidayat dalam arahannya memberikan selamat atas telah dikeluarkannya SK sebanyak, 90 P2UKD dengan harapan apa yang menjadi tugas yang sebelumnya dilakukan oleh P3N dapat kembali berjalan.

“Secara keabsahan, hari ini dengan diserahkan SK Gubernur Sumsel ini maka bapak-bapak sekalian telah resmi, selamat silahkan jalankan tugas dengan baik dalam hal keagamaan sebagaimana tugas dan fungsi P2UKD yang dulunya P3N,” kata Bupati Muratara, HM Syarif Hidayat.

Bupati menambahkan, petugas agama merupakan pilar-pilar dalam menegakkan agama dan membimbing masyarakat dalam hal urusan keagamaan.

Pemkab Muratara, terus melakukan pembangunan, baik fisik seperti infrastruktur di bidang kesehatan seperti Puskesmas yang telah dilengkapi dengan ruang rawat inap, bidang pendidikan dan bidang sarana air bersih.

Begitu juga, non fisik seperti pemondokan para putra-putri dari seluruh kecamatan ke Ponpes di Madura, Jawa Timur.

“Ada laporan kalau sudah hafal alquran, dan bisa bahasa arab dan bahasa ingris, Insya Allah mereka akan menjadi pilar-pilar agama di desa-desa,” ucapnya.

Lebih lanjut HM Syarif Hidayat menambahkan, Muratara menjadi salah satu daerah peredaran narkoba, tapi semangat kita untuk memberantas terus dilakukan.

Sesuai apa yang pernah disampaikan pada saat kunjungan Gubernur Sumsel, pada saat pengukuhan akan memberikan seragam, hari ini akan dipenuhi.

“Bahkan hari ini juga sudah kami ajak dari pihak penjahit untuk mengukur langsung baik P2UKD maupun Petugas penyuluh,” ucap HM Syarif Hidayat.

Mengenai adanya penerimaan piala atas pengharagaan menjadi juara III lomba KUA Teladan tingkat provinsi. Orang nomor satu di Bumi Beselang Serundingan ini memberikan apresiasi dan berharap prestasi tersebut dapat ditingkatkan lagi, setidaknya mempertahankan.

Sementara itu, Kemenag Kabupaten Muratara, H Iksan Baijuri mengatakan usai penyerahan SK Gubernur Sumsel atas P2UKD, yang diwakili oleh Bupati Muratara, HM Syarif Hidayat secara de facto dan de jure P2UKD telah resmi selanjutnya mereka akan melakukan tugas-tugas sebagaimana tugas P3N yang dulu ada.

Lanjutnya, P2UKD bertugas menjadi penghubung urusan agama di desa dan di kelurahan, seperti memimpin tahlil, mengurus jenazah dan urusan keagamaan.

“Selain menghadirkan P2UKD kita juga hadirkan seluruh penyuluh sebanyak 62 orang yang terdiri dari, PNS sebanyak 6 dan Non PNS 56 orang disetiap pecamatan yang tujuannya, untuk perpanjangan tangan kementerian agama kepada masyarakat,” beber dia.

Lebih lanjut Ikhsan Baijuri menjelaskan, kalau pada lomba KUA teladan, tahun 2019 l, KUA Kecamatan Rupit menjadi juara III lomba KUA Teladan dari lebih dari 200 KUA di seluruh Provinsi Sumsel.

“Sebagai apresiasi selain dari Kementerian Agama, begitu juga kita akan memberikan bonus sebagai apresiasi kepada mereka,” pungkasnya. (Rel/Ain)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts