Palembang, Sumselupdate.com – Bulan Bakti Karantina Ikan dan Mutu Hasil Perikanan 2019, Stasiun Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Palembang, bertempat di Kambang Iwak Park, menggelar beberapa kegiatan.
Kegiatan berupa coaching clinic pengenalan ikan sehat bermutu bebas bahan berbahaya, edukasi pemakaian plastik sekali pakai, Pengenalan Ikan Berbahaya dan Invasif, Pembagian Ratusan Ikan Cupang dalam rangka pencegahan penyakit Demam Berdarah serta games menarik dengan beberapa hadiah menarik.
Kepala SKIPM Palembang, Sugeng Prayogo menjelaskan, guna mengurangi plastik sekali pakai, pihaknya mencoba untuk memberikan kesadaran kepada masyarakat bahwa sampah plastik dapat berbahaya bagi lingkungan khususnya bagi perairan Indonesia.
“Ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam rangka Bulan Bakti Karantina Ikan dan Mutu 2019, ada coaching clinic Ikan Sehat Bermutu dengan harapan masyarakat dapat mengetahui ikan yang sehat dan aman konsumsi. Kami juga mengadakan pengenalan ikan yang bersifat invasif dan berbahaya bagi ekosistem jika di pelihara atau dilepas liar di perairan umum,” ujarnya, Senin (15/7/2019).
Selain itu, dalam menghadapi perubahan musim dan pencegahan penyebaran penyakit Demam Berdarah SKIPM juga membagikan ratusan ikan cupang (tempalo) agar dapat dipelihara di penampungan air masyarakat.
“Di stand, kami menyiapkan beberapa games dengan hadiah menarik serta photobooth bagi pengunjung stand yang berniat mengabadikan kegiatan kami hari ini. Harapan kami kegiatan ini dapat lebih mengenalkan tugas dan fungsi dari institusi kami,” tambahnya.
Kegiatan Bulan Bakti Karantina Ikan dan Mutu Hasil Perikanan dimulai sejak tanggal 23 Juni 2019 sampai dengan 23 Juli 2019.
Dalam rangkaian ini telah melaksanakan beberapa kegiatan seperti Tali Kasih Pembagian Sembako bagi para kaum Dhuafa, Sosialisasi cara Karantina Ikan yang Baik untuk meningkatkan Ekspor Perikanan, dan Pekan Pelayanan Publik. (adi)











