Palembang, Sumselupdate.com – Kebakaran cukup hebat terjadi di Jalan DI Panjaitan tepatnya depan Lorong Murni, Plaju, Palembang, Provinsi Sumatera Selatan, Selasa (7/5/2019), sekitar pukul 19.30.
Akibatnya peristiwa ini warga berhamburan saat melihat kobaran api membesar di gudang barang bekas atau burukan besi milik Koko Heriyadi (40) dan warung kecil milik warga setempat.
Mendengar teriakan kebakaran, membuat warga sekitar yang berada di Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan jamaah yang sedang menjalankan shalat tarawih di Masjid Darusaadah, spontan berhamburan dan sebagian warga keluar dari rumahnya masing-masing untuk melihat langsung kejadian kebakaran tersebut.
Mengetahui adanya jilatan si jago merah kian membesar, warga dengan alat seadanya, berjibaku memadamkan kobaran api.
Beruntung tak lama kemudian, empat mobil PBK dari Pertamina Plaju cepat datang ke TKP. Sekitar pukul 21.12 WIB kobaran api berhasil dipadamkan.
“Saya tadi hendak shalat Pak ke mesjid, nah tiba-tiba ketika saya jalan tak jauh dari TKP, saya melihat api membesar, saya panik dan langsung berteriak, warga langsung ramai berdatangan, dan jamaah masjid langsung berhamburan,” ungkap saksi mata, Furkon.
Menurut dia, diduga api berasal dari adanya anak-anak main petasan di sekitar TKP.
“Tadi sebelum kejadian memang ada anak-anak di sekitar lokasi kejadian saya lihat. Ketika saya tanya dengan warga sekitar, warga mengatakan ada anak-anak main petasan, mungkin karena itu lah api membesar,” katanya.
Belum bisa ditaksir kerugian akibat kejadian ini, namun akibat peristiwa ini, satu gudang burukan besi, warung kecil dan mobil pick up terbakar. Tak ada korban jiwa dalam kebakaran ini.
“Benar adanya kejadian ini. Api belum tahu berasal dari mana dan masih kita lakukan penyelidikan olah TKP di lokasi,” ungkap Kapolsek Plaju, AKP Rizka Aprianti.
Rizka mengatakan, sebelum terjadinya kebakaran tersebut, di sekitar lokasi memang ada anak-anak yang sedang main petasan. “Namun ini masih kita selidiki asal api,” tuturnya.
Terpisah, Aminah (53), jamaah Masjid Darusaadah, yang saat itu sedang menjalankan shalat Isya dan hendak menjalankan shalat tawarih di masjid tersebut mengaku, sempat mendengar teriakan warga, sehingga dirinya langsung keluar dari masjid.
“Saya saat itu sedang duduk Pak, berdoa. Nah pas mendengar teriakan warga dan api membesar api serta panas api terasa, saya langsung keluar menyelamatkan diri,” ungkapnya.
Dikatakannya, tak hanya dirinya yang keluar masjid, tetapi jamaah yang ada di masjid keluar semua.
“Takut lah Pak. Karena letaknya bersebelahan dengan masjid,” ungkapnya. (tra)











