Sekayu, Sumselupdate.com – Seiring dengan visi membangun umat berbasis agama, Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) membangun program ‘Muba Mengaji’ yang diharapkan kedepan dapat memberantas buta Al-quran.
Mulai dari anak-anak sampai orangtua, tak terkecuali seluruh aparatur pemerintah dari tingkat kabupaten sampe tingkat pemerintahan desa.
“Untuk itu Saya mengajak masyarakat terkhusus di Kecamatan Batanghari Leko ini agar mendukung dan mengapresiasi program Muba Mengaji, sebagai penggerak dan kemajuan pemahaman dan pengamalan keagamaan di Kabupaten Muba,” ujar Wakil Bupati Muba, Beni Hernedi saat meresmikan Pondok Pesantren Maaun Hayaat Desa Bukit Selabu Kecamatan Batanghari Leko, Senin (8/4).
Wabup juga mengajak agar masyarakat sekitar untuk memanfaatkan Pesantren Maaun Hayaat ini memberikan pendidikan islami bagi anak-anak, karena mereka lah sebagai generasi penerus bangsa yang lebih baik ke depan.
Maka dari itu anak -anak kita jangan hanya di beri pendidikan yang bersifat duniawi tetapi juga di beri pendidikan pendidikan keagamaan, sehingga program Muba Membagun umat berbasis ahlak sejak dini dapat terwujud dan hal tersebut dapat kita capai tentunya dengan program Muba mengaji.
“Saya bersama Bupati H Dodi Reza Alex mengajak seluruh masyarakat Muba pada umumnya dan khususnya masyarakat Desa Bukit Selabu untuk selalu bersama sama kita bergotong royong untuk terus bersinergi bersama memakmurkan masjid,” imbuh Beni.
Sementara itu menurut Tokoh Agama Desa Bukit Selabu, sekaligus Pengasuh Ponpes, Kyai H Ahmad Sujono mengatakan siap mendukung program Pemkab Muba, salah satunya program Muba Mengaji dengan membimbing para santri yang amanah.
Karena untuk saat ini program yang diusung oleh Bupati Muba H Dodi Reza Alex bersama Wabup Beni Hernedi sangat berperan dalam membangun umat berbasis agama.
“Kami berterimakasih kepada Pemkab Muba, disini hadir langsung Pak Beni atas diresmikannya Pondok pesantren, program-program yang dicanangkan pak Bupati Dodi Reza juga sangat pro rakyat dan mengedepankan kepentingan seluruh lapisan masyarakat,” tuturnya. (rel)











