Muaraenim, Sumselupdate.com – Akibat kebakaran yang menghanguskan Kantor Badan Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu (BPMPT) Muaraenim, Rabu (20/3/2019), sejumlah ijazah pegawai dan berkas perizinan tak bisa diselamatkan.
“Ada ijazah pegawai ikut terbakar. Kemungkinan pegawai tersebut tengah mengurus berkas-berkas kenaikan pangkat sehingga membawa ijazahnya ke kantornya dan tidak langsung membawanya pulang,” kata seorang pegawai.
Penyebab kebakaran diduga berasal korsleting listrik di ruang bagian belakang kantor dan menurut warga sekitar, sebelum api dengan cepat menghanguskan bangunan, mereka sempat melihat ada percikan api dari dalam kantor.
Namun api dengan cepat menyambar sejumlah barang-barang di dalam kantor yang bersebelahan dengan Kantor Bupati Muaraenim tersebut. Beruntung, lima unit mobil pemadam kebakaran yang datang ke lokasi dapat segera menaklukkan api.
Insiden kebakaran itu mendapat perhatian khusus dari Bupati Muaraenim Ir H Ahmad Yani MM yang datang langsung ke lokasi. Ia juga melihat tower internet di belakang gedung Pemkab yang roboh akibat disenggol mobil pemadam kebakaran.
“Ini merupakan musibah. Solusinya kita memindahkan Kantor BPMPT ke gedung yang baru. Kita harap minimal 2×24 jam kantor tersebut sudah berfungsi kembali untuk melayani masyarakat, karena kantor tersebut merupakan sarana pelayanan,” jelasnya.
Terhadap dokumen-dokumen yang terbakar, lanjutnya, nanti akan dibuat laporan bencana dan kemudian dibuat dokumen baru. “Intinya walaupun gedung tersebut terbakar, pelaksanaan pelayanan masalah perizinan harus tetap berjalan,” tandasnya. (azw)











