Baturaja, sumselupdate.com – Viral di media sosial (medsos) foto beberapa anak muda berfoto di dalam kubangan lumpur dalam lubang jalan di wilayah Batumarta Ogan Komering Ulu (OKU). Kondisi ini, memperlihatkan kritis dan pedulinya pemuda-pemudi di zaman millenial ini terhadap insfratruktur yang ada di daerah berjuluk Bumi Sebimbing Sekundang.
Kepala Dinas PU PR Kab OKU, Helman saat dikonfirmasi terkait hal tersebut,Rabu (27/2/2018) membenarkan jika lokasi tersebut mengalami kerusakan jalan. Jalan tersebut rencananya memang akan segera diperbaiki tahun 2019 ini.
“Perbaikannya secara bertahap, kita dapat dana aspirasi. Dana itulah akan digunakan untuk perbaikan jalan rusak. Berapa panjangnya jalan yang akan diperbaiki kita belum tahu,” kata Helman.
Di samping itu Helman menjelaskan, kerusakan jalan tersebut dampak tingginya serapan air dampak dari hujan deras. Sementara kiri kanan jalan tidak memiliki saluran pembuangan air. Resapan air yang tinggi akan mempercepat kerusakan jalan.
“Kiri kanannya kebun warga tidak ada pembuangan air, sehingga curah air yang tinggi tergenang ke jalan dan menyebabkan resapan air ke aspal. Inilah salah satu penyebab rusaknya jalan,” kata Helman. Ia juga melanjutkan, jika di wilayah tersebut banyak kendaraan besar atau mobil angkutan karet yang melintas. Hal ini juga yang diduga menyebabkan jalan rusak.
Untuk penganggaran menggunakan APBD, kata dia, pastinya ada. Tapi yang jelas realisasinya melihat skala prioritas pembangunan. Lagi pula untuk pembangunan atau perbaikan tidak bisa spontan, harus ada proses. Misalnya setelah penganggaran atau sebelum pembangunan harus dilakukan lelang terbuka terlebih dahulu. Setelah itu baru bisa dilakukan pembangunan.
“Jalan rusak akan diperbaiki. Sekali lagi memang butuh waktu karena ada proses yang harus dilalui dalam menggunakan anggaran,” katanya.
Helman menjelaskan, ada lebihbkurang 1.031 Kilometer (KM) jalan rusak tersebar di wilayah OKU. Mulai dari kerusakan ringan sampai dan kerusakan sedang.
“Di samping itu ada 70 persen jalan di OKU yang mantap atau bagus. Untuk perbaikan jalan rusak sekarang ini masih dalam proses,” ucapnya. (wid)











