Tuai Protes Warga, Pemilihan Miss Waria di Lubuklinggau Dibatalkan

Rabu, 23 Januari 2019
Penandatanganan kesepakatan pembatalan kegiatan pemilihan miss waria.

Lubuklinggau, Sumselupdate.com – Rencana gelaran pemilihan miss waria yang surat undangannya sempat viral dan menuai kecaman belbagai lapisan masyarakat di media sosial (medsos) Facebook yang bakal diselenggarakan di rumah salah seorang warga di RT2, Kelurahan Mesag Seni, Kecamatan Lubuklinggau Timur II, Kota Lubuklinggau dibatalkan.

Keputusan pembatalan merupakan hasil musyawarah yang dihadiri Satuan Intelkam Polres Lubuklinggau, Babinkamtibmas, Babinsa, tokoh agama, pemuka adat, Ketua RT setempat bersama Selvi, selaku tuan rumah di Kantor Kelurahan Mesat Seni, Rabu (23/1/2018).

Read More

Hasil pertemuan itu, tuan rumah membuat surat pernyataan diatas materai. “Berdasarkan kesepakatan, sudah bersepakat bahwa itu dibatalkan, tidak jadi dilaksanakan,” ujar Camat Lubuklinggau Timur II Tegi Bayuni.

Menurutnya, untuk acara selamatan rumah tetap dilaksanakan. Namun acara selamatan rumah tanpa ada acara pemilihan miss waria. Undangan yang sempat viral dan dikecam pengguna medsos di Lubuklinggau itu menyebar di Facebook (FB).

Undangan bertuliskan Undangan Pemilihan Mis Waria, jadwal acara pada 24-25 Januari 2019 malam di Mesat Seni, RT2 (Dekat Kopi Bubuk Sahabat) dengan hiburan orgen tunggal.

Selain itu, dalam undangan tertulis pula dalam rangka selamatan rumah dan juga bertuliskan Kami yang Mengundang Ibu Selvi dan keluarga. “Acara sedekah tetap, malam hari. Jadi orgen tunggal dilaksanakan siang hari pada saat acara masak-masak untuk keluarga yang hadir,” jelas Camat.

Pihaknya juga meminta pihak keluarga pasca pertemuan kemarin untuk memberikan klarifikasi di medsos. Sebab undangan yang viral tersebut membuat resah. “Kita minta juga pada pihak keluarga mengumumkan di medsos bahwa acara itu dibatalkan, tidak jadi dilaksanakan. Klarifikasi, karena meresahkan,” ujarnya.

Lebih lanjut, pihaknya bersama RT akan memantau dan mengawasi acara hajatan itu. “Kepada keluarga, kita minta sama-sama mengawasi, termasuk RT yang hadir hari ini sama-sama mengawasi supaya memang bukan itu (acara pemilihan miss waria),” terangnya.

Sementara itu Ketua RT2, Kelurahan Mesat Seni, Muhamad Yani menjelaskan, hasil mufakat bahwa acara di rumah Ibu Selvi yakni acara miss waria dibatalkan. Mengingat itu belum pernah terjadi diacara hajatan.

“Mudah-mudahan acara itu akan dilaksanakan dengan acara undangan biasa dan tidak akan melaksanakan acara Miss Waria tadi,” terangnya.

Sementara itu Walikota Lubuklinggau H SN Prana Putra Sohe mengatakan persoalan tersebut sudah selesai. “Alhamdulillah tokoh masyarakat, agama, lembaga adat, RT, Lurah, camat, mereka sudah bisa menyelesaikan persoalan itu. Jadi batal,” pungkasnya. (and)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts