BI Pastikan Laju Inflasi Sumsel Selama November Masih Aman

Jumat, 21 Desember 2018
Pjs Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sumsel, Hari Widodo.

Palembang, Sumselupdate.com – Guna memastikan bahwa kondisi harga pangan di Sumatera Selatan aman dan terkendali, baik dari sisi harga maupun ketersediaan stok, Bank Indonesia bersama Satgas Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) (TPID) Sumsel secara aktif memantau untuk mengendalikan Infkasi.

Pjs Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sumsel Hari Widodo usai memimpin rapat dengan tim TPID Sumsel di gedung KPw BI Palembang mengatakan,  TPID Provinsi Sumsel memastikan bahwa harga dan ketersediaan pasokan komoditas pangan di pasar tetap dalam kondisi yang cukup di periode menjelang hari Natal dan tahun baru 2019.

Read More

“Merujuk pada kondisi Inflasi terakhir pada bulan November 2018, Inflasi Sumatera Selatan relatif terkendali yaitu sebesar 1,83% (ytd), atau 2,47% (yoy), Iebih rendah dibandingkan nasional sebesar 2,50 (ytd) atau 3,23% (yoy). Capaian Inflasi November 2018 Sumatera Selatan tercatat terendah selama tahun 2018 dan berada di bawah rentang target Inflasi nasional 3,51% (yoy),” kata Hari Jumat (21/12/2018).

Menurut Hari, pihaknya terus berupaya mengantisipasi potensi kenaikan harga komoditas pangan, instansi-instansi pemerintah yang tergabung dalam TPID Sumsel telah mengantisipasi kemungkinan guna meredam potensi kenaikan harga komoditas.

Upaya yang sudah dilakukan yakni melakukan pemantauan harga komoditas secara rutin di lima pasar di Kota Palembang, yaitu Pasar Km 5, Pasar Cinde, Pasar 26 llir, Pasar Sekanak dan Pasar Lemabang. Berdasarkan pemantauan tersebut, tidak terjadi kenaikan harga komoditas secara signifikan.

Lebih lanjut ia juga menyampaikan, langkah lain yang juga di lakukan adalah, Perum Bulog Divre Sumsel dan Babel siap dalam menjaga ketersediaan komoditas pangan di Provinsi Sumatera Selatan. Stok beras di gudang Bulog dapat memenuhi kebutuhan pangan sampai dengan 7,2 bulan kedepan. Selam itu, stok gula pasir, minyak goreng, tepung terigu, dan daging tersedua dalam jumlah yang cukup.

“Dengan ketersediaan pasokan tersebut, masyarakat tidak perlu khawatir, karena Pemerintah akan selalu hadir untuk memastikan penyediaan komoditas pangan dalam jumlah yang cukup dan harga yang relatif terjangkau oleh masyarakat. Melaksanakan kegiatan pasar murah dan bazar guna menyediakan kebutuhan komoditas pokok dengan harga yang terjangkau oleh masyarakat,” ungkap  Hari Widodo.

Ketersediaan pasokan komoditas perikanan dalam Jumlah yang cukup dalam menghadapi hari natal dan tahun baru. Pemantauan harga dan pasokan komoditas pokok oleh Satgas Pangan Sumatera Selatan di seluruh Kab/Kota  menjelang hari raya natal dan tahun baru.

Laju inflasi Sumatera Selatan pada November 2018 tercatat sebesar 1,83% (ytd) atau 2,47% (yoy), lebih rendah dibandingkan nasional sebesar 2,50 (ytd) atau 3,23% (yoy). Capaian inflasi November 2018 Sumatera Selatan tercatat terendah selama tahun 2018 dan sedikit berada di bawah rentang target inflasi nasional 3,5±1% (yoy). (adi)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts