Pangkalpinang, sumselupdate.com – Perwakilan elemen ormas, OKP dan LSM di Provinsi Kepulauan Babel menggelar aksi menolak rencana pelaksanaan road show Gerakan Selamatkan Indonesia dengan tema “Selamatkan Indonesia Ganti Presiden dan Kembali ke UUD 1945 Mutlak” di depan Mapolda Kepulauan Babel.
“Pihaknya bersama ormas, OKP dan LSM di Provinsi Kepulauan Babel mendorong pihak kepolisian agar tidak memberikan izin acara road show GSI pada 25 Agustus mendatang,” kata Sekretaris Pemuda Panca Marga Provinsi Kepulauan Babel, Rikky Fermana saat melakukan orasi, Jumat (24/8/2018).
Ia menerangkan, elemen ormas, OKP dan LSM di Provinsi Kepulauan Babel menilai acara tersebut dapat memeceh-belah dan mengganggu situasi daerah yang kondusif.
“Road show GSI dapat memantik upaya provokasi yang dilakukan oleh pembicara acara tersebut seperti Ratna Sarumpaet dan Rocky Gerung. Selain itu, kegiatan tersebut dinilai sarat kepentingan politis dan saat ini belum masuk tahapan kampanye Pilpres 2019,” katanya.
Aksi dilanjutkan dengan penyampaian pernyataan sikap, yang isinya: “Sehubungan dengan akan dilaksanakan kegiatan tersebut, serta dalam rangka menjaga suasana ketertiban, keamanan dan kenyamanan di Provinsi Kepulauan Babel tetap kondusif, baik sebelum dan sesudah menjelang Pemilu yang akan datang. Kami dari elemen masyarakat yang tergabung ormas, OKP dan LSM, dengan ini menyatakan sikap sebagai berikut :
a. Kami menolak kegiatan tersebut diadakan/digelar di Prov. Kep. Babel dan menjadi contoh atau pilot project kepentingan kelompok tertentu.
b. Kami menolak kegiatan apapun yang serupa diadakan/digelar di Prov. Kep. Babel sebelum ada ketentuan/aturan berkampanye yang ditetapkan oleh KPU.
c. Kami meminta kepada Kapolda Kep. Babel untuk tidak mengeluarkan izin kepada pihak penyelenggara terkait kegiatan tersebut, agar suasana kerukunan, ketentraman dan keakraban masyarakat sebelum menjelang masa kampanye tetap terjaga kondusif. (jip)











