Jakarta, Sumselupdate.com – Jumlah kecelakaan yang terjadi dalam masa Operasi Ketupat 2018 dari 7-23 Juni 2018 atau H+8 sebanyak 1.921 kasus. Angka ini mengalami penurunan 30 persen dibanding tahun sebelumnya.
“Dari H-8 hingga H+8 Lebaran, jumlah kecelakaan lalu lintas ada 1.921 kejadian, turun 30 persen dibandingkan dengan Ops Ramadniya tahun sebelumnya yang mencapai 2.745 kejadian,” ujar Kepala Bagian Penerangan Satuan Polri Kombes Pol Yusri Yunus.
Selain itu, juga terjadi penurunan dampak kecelakaan dalam Operasi Ketupat 2018 hingga H+8 Lebaran dibanding data korban meninggal dunia dalam Ops Ramadniya 2017.
Kombes Yusri merinci jumlah korban meninggal pada Operasi Ketupat 2018 hingga H+8 Lebaran sebanyak 454 orang atau turun 34 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2017, yakni 683 orang.
Dia menambahkan bahwa pada H+8 Lebaran, terjadi peningkatan arus balik melalui Tol Jakarta-Cikampek menuju ke Jakarta sebanyak 66.279 kendaraan yang berasal dari wilayah Jawa Barat dan Jawa Tengah atau naik sebesar 33 persen dari kondisi normal.
“Arus balik pada H+8 terpantau lalu lintas dari wilayah Jabar dan Jateng menuju Jakarta naik 33 persen dari kondisi normal,” kata Yusri seperti dikutip dari liputan6.com, Senin (25/6/2018′. (pto)











