Pangkalan Balai, Sumselupdate.com – Pemerintah Kabupaten Banyuasin mengelar peringatan Nuzulul Quran 1439 H di Masjid Al-Amir Komplek Perkantoran Pemkab Banyuasin, Rabu (30/5).
Peringatan Nuzulul Qurann di Bulan Ramadhan 1439 H kali ini diisi penceramah Ustadz HM Syauqi Zainuddin, MZ yang merupakan anak dai sejuta umat almarhum KH Zainuddin MZ dengan dilanjutkan buka bersama dan shalat Maghrib berjamaah.
Bupati Banyuasin SA Supriono mengatakan bahwa Al-Quran turunnya sebagai risalah terakhir yang sempurna dan universal bagi seluruh umat manusia. Serta memiliki dimensi history berisikan pengetahuan yang harus direpresentasikan dalam kehidupan sehari-hari.
“Jadikan momentum memperbaiki diri, meningkatkan pemahaman, penghayatan, dan pengamalan kita terhadap Al-Quran, serta membangun pribadi dan keluarga yang qurani,” katanya.
Supriono menjelaskan bahwa Islam itu agama yang damai dan mengajarkan kasih sayang, toleransi, saling memahami dan saling membantu serta menjauhkan diri dari nafsu duniawi yang mengotori hati.
“Marilah kita melaksanakan kewajiban dan meninggalkan larangan Allah SWT, serta menjalankan amalan-amalan sunah dan fardu guna menghindari perbuatan yang tidak bermanfaat bagi diri sendiri dan orang lain,” tuturnya.
Dia mengajak umat muslim khususnya di Banyuasin untuk senantiasa bersikap saling menghargai, memahami dan mengutamakan toleransi dalam setiap perbedaan serta menjunjung tinggi nilai-nilai persatuan dan kesatuan demi keutuhan bangsa dan negara.
“Kepada elemen masyarakat, tokoh agama, tokoh masyarakat maupun tokoh pemuda diharapkan dapat mengarahkan umat dan masyarakat untuk tidak masuk dan terseret pada pusaran perpecahan/kepentingan politik yang akan membuat umat islam menjadi terkotak-kotak,” pintanya.
Dalam tausyah nya Ustadz H Muhammad Suaqi Zainudin MZ menyampaikan bahwa bulan Ramadan ini merupakan momentum yang tepat untuk menjadi pribadi diri yg lebih baik. Demi meningkatkan keimanan serta ketaqwaan kepada Allah SWT .
“Anggap saja ini sebagai Ramadhan terakhir supaya kita dapat memperbanyak amal kebaikan dan mengerjakan ibadah sunah dan fardu. Tidak ada islam itu selalu bersikap kekerasan dan teroris itu bukan Islam,” katanya
“Mudah-mudahan dibulan Ramadan banyak hikmah yang diraih untuk mencapai hidup bahagia dunia dan akhirat. Maka berlomba-lomba dalam kebaikan dan janganlah perpecah belah dan saling bermusuham antara sesama seharusnya kita saling asa dan asuh,” harapnya.
Dalam kesempatan ini Bupati Banyuasin SA Supriono dan perwakilan Medco dan Chonoco Philip menyerahkan bantuan berupa 600 paket sembako dari Pertamina dan gas, sebanyak 80 paket dari Chonoco Philip Gresik dan sebanyak 80 paket dari Medco Energi kepada anak yatim dan fakir miskin di wilayah Banyuasin. (tra)











