Baturaja, Sumselupdate.com – Asap hitam membumbung tinggi ke udara membuat masyarakat panik. Diketahui kebakaran itu berasal dari lahan kering seluas tiga hektar yang berada dekat komplek Pabrik PT Semen Baturaja (SMBR) Persero, Tbk, Kamis (31/5/2018).
Kondisi tersebut membuat Posko Karhutlah OKU yang sudah dibentuk langsung terjun ke lapangan atas laporan masyarakat. Diduga pembakaran lahan itu dilakukan oleh oknum warga sehingga membuat kebekaran meluas.
Tim Satgas Karhutlah yang terdiri dari Pihak, TNI, Damkar yang dibantu oleh Unit damkar PT Semen Baturaja serta pihak Polri langsung turun dan berupaya memadamkan api, beruntung dengan kesigapan Tim Satgas Karhutlah api dengan cepat dapat dikuasai.
Sementara pelaku pembakaran hutan dan lahan langsung diciduk dan diamankan Satreskrim Polres OKU. Namun kejadian itu merupakan bentuk kesiapan dan kesigapan Tim Satgas Karhutlah yang sedang melakukan simulasi dalam mengantisipasi kebakatan hutan dan lahan.
Simulasi ini dilakukan setelah Apel gelar pasukan sekaligus pengecekan peralatan dan perlengkapan Karhutlah yang dilaksanakan di kapangan Kantor PT Semen Baturaja dan dipimpin langsung Bupati OKU Drs H Kuryana Aziz.
Dandim 0403 OKU Letkol Arm Agung Widodo selaku ketua Satgas Karhutlah, Kapolres OKU AKBP NK Widayan Sulandari, Kajari OKU Bayu Pramesti, Ketua PN Baturaja Singgih Wahono SH, sekda OKU Kepala SKPD, Camat, Lurah, perwakilan BUMN/BUMS serta tamu undangan lainnya.
Bupati OKU Drs Kuryana Aziz saat ditanya wartawan mengatakan, apel ini sebagai bentuk kesiapan yang menyatukan langkah kesiap siagaan dan antisipasi tindakan kebakaran Karhutlah dan semak belukar di OKU, yang diharapkan OKU dapat terhindar dari musibah karhutlah.
Apalagi lanjutnya dalam waktu dekat sumsel akan menjadi tuan rumah Asean Games, tentunya hal ini sangat memerlulan dukungan dari masyarakat untuk ikut meksukseskan perhelatan olahraga ini, dengan menjaga agar lingkungan bebas dari polusi udara terutama gangguan asap.
“Aktivitas pembakaran hutan dan lahan merupakan suatu tindak kejahatan karena sangat berdampak pada kerusakan lingkungan, serta merusak citra bangsa Indonesia di dunia internasional, untuk itu tekad utama kita adalah mewujudkan OKU Tanpa Polusi Asap,” tukasnya.
Dandim 0403 OKU Letkol Arm Agung Widodo selaku ketua Satgas Karhutlah OKU menambahkan jika, OKU siap untuk mengantisipasi sedari dini waspada Karhutlah. Berbagai upaya kata dia sudah dilakukan termasuk memberikan himbauan terhadap masyarakat luas.
“Tentu kita tidak ingin terjadi kebakaran. Lebih baik kita antisipasi dengan cara salah satunya simulasi ini. Masyarakat juga sudah sadar himbauan terus kita lakukan,” tegasnya.
Namun apabila terjadi tindakan pembakaran yang disengaja tentu akan di tindak. “Yang menentukan bersalah atau tidak penyidik jadi bagi tugas. Seperti Dinas Pertanian juga sudah mengimbau ke petani,” tukasnya. (wid)











