Sidoarjo, Sumselupdate.com – Tak ada kerabat yang mengambil, tiga jenazah pelaku peledakan bom di Rusunawa Wonocolo, Sidoarjo, Jawa Timur dimakamkan di sebuah lahan di samping Dinas Kesehatan setempat.
Kepala Bidang Layanan dan Rehabilitas Dinas Sosial Sidoarjo Wijono mengatakan lahan itu biasanya untuk memakamkan jenazah tanpa identitas alias Mr X.
“Atau jenazah yang tak diterima keluarganya,” kata Wijono saat menghadiri pemakaman tiga jenazah pelaku peledakan bom tersebut seperti dikutip dari metrotvnews.com, Jumat (18/3/2018).
Pemakaman tiga jenazah dilakukan setelah berkoordinasi dengan polisi. Proses pemakaman berlangsung cepat. Selama pemakaman, polisi berjaga-jaga di sekitar lokasi.
Pemakaman dilakukan pada jenazah sepasang suami istri Anton Ferdianto dan Sari Puspitarini, serta anak mereka Hilya Auliya. Ketiganya tewas setelah bom meledak di Rusunawa Wonocolo pada 13 Mei 2018.
Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan Anton bukan korban ledakan. Tapi, ia merupakan terduga teroris yang terkait dengan aksi peledakan di tiga gereja di Surabaya.
Setelah ledakan terdengar, polisi mendapati Anton dalam kondisi memegang benda diduga pemicu bom. Polisi lalu melumpuhkan Anton karena dinilai membahayakan.
Istri dan seorang anaknya pun tewas dalam kejadian itu. Sedangkan tiga anaknya yang lain selamat. (pto)










