Palembang, Sumselupdate.com – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Republik Indonesia menambah dua anggota Bawaslu untuk Provinsi Sumsel yang sebelumnya berjumlah tiga orang menjadi lima orang.
Adapun penambahan jumlah anggota yang dilakukan melalui tahapan seleksi ini sesuai amanah UU Nomor 7/2017 berdasarkan jumlah penduduk. Sedangkan proses seleksi akan dilakukan bersama 27 Provinsi di Indonesia yang juga menambah dua orang anggota.
Dalam hal ini Bawaslu RI sudah membentuk tim seleksi yaitu Prof Dr Kasinyo Harto sebagai Ketua tim seleksi, Sekretaris Dr Muhammad Adil MA dan anggota Dr Ulia Kencana, Dr Yetti Oktotarina serta Mudji Kartika Rahayu.
Menurut Prof dr Kasinyo, pihaknya mulai mengagendakan beberapa hal mengenai persiapan pemilihan anggota Bawaslu. “Kita sudah mendapat pembekalan, penyerahan SK dan kami segera menyusun langkah-langkah untuk memulai penjaringan,” katanya di Kantor Gakumdu Palembang, Senin (23/4/2018).
“Untuk persyaratan memang relatif banyak dan bisa dilihat di website Bawaslu Sumsel serta kita juga akan mendesiminasi rekrutmen Bawaslu ini secara cepat. Insya Allah agar semuanya bisa mengakses kita akan lakukan sosialisasi ke berbagai media massa,” paparnya.
“Kami juga akan berkerjasama dengan berbagai perguruan tinggi untuk menyebarkan informasi ini, karena yang akan kita saring ini betul-betul orang yang memiliki kualifikasi di bidangnya,” tandasnya.
Sedangkan pendaftaran sendiri akan dimulai pada 25-29 April mendatang. “Pengumanan yang lulus dilakukan 3-13 Juli dan pelantikan dilaksanakan 16 Juli,” ucapnya.
Sementara itu Kepala Sekretariat Bawaslu Sumsel Ir. H Iriadi, MS menambahkan kalau saat ini pihaknya melakukan rapat dengan tim sel anggota Bawaslu Sumsel tambahan untuk pengumuman bahwa Sumsel akan melakukan penambahan dua angggota Bawaslu Provinsi.
“Sehingga diharapkan seluruh masyarakat Sumsel dapat ramai-ramai mendaftar sebagai calon anggota Bawaslu, kita butuh dua komisioner dan kita butuhkan dari timsel ini sekitar 4 orang sebagai calon anggota Bawaslu Sumsel sehingga akan di tes Jakarta,” katanya.
Dirinya menjelaskan, yang terpilih adalah orang-orang yang cinta pemilu, independen dan integritas tinggi serta tidak bisa dipatahkan siapa pun dalam menghadapi pesta demokrasi, terutama pilkada serentak 2018 dan dan Pilpres 2019.
“Timsel nya ada lima orang, pak Adil, Dr Ulia Kencana dan Prof dr Kasinyo Harto dari UIN Raden Fatah Palembang, ibu Yetti dari Unbara Baturaja, serta satu orang pakar hukum dari Jakarta,” katanya. (ery)











