PALI, Sumselupdate.com –Masyarakat Bumi Serepat Serasan kembali mengeluhkan pelayan Perusahaan Listrik Negara (PLN) yang terkesan amburadul.
Pasalnya, meski sudah menjadi kabupaten sendiri, tetapi pelayanannya masih tidak maksimal, terbukti masih sering terjadinya byar pet (listrik padam) di wilayah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).
Seperti yang terjadi, dua hari ini, byar pet terjadi di Kota Pendopo ibukota Kabupaten PALI. Bahkan, hari ini, Minggu (21/8) byar pet terjadi sejak pukul 05.00 hingga pukul 16.21.
Kondisi ini membuat warga Pendopo merugi. Seperti tampak di salah satu usaha fotocopy dan ATK di Kota Pendopo.
“Hari ini laju kami tutup seharian, akibatnyo omset kami menurun. Sedangke nak makek mesin genset bukannyo untung, tapi malah tambah rugi. Nak bayar sewo tempat, bayar pegawai. Kalu cak ini terus, kami pacak gulung tikar,” keluh Redi, salah satu pengusaha fotocopy.
Tidak hanya usaha kecil yang mengeluhkan byar pet, warga pun ikut menggerutu.
Seperti Mpok Lela (50), warga Gang Masjid Kelurahan Talang Ubi Timur Kabupaten PALI. Kondisi listrik padam menyulitkan aktivitas kesehariannya.
“Kalau masih mati lampu terus cak ini, apo guno sudah jadi kabupaten. Apo lagi hari ini, dari subuh sampai sekarang belum hidup lampu. Kami mohon Pemkab PALI segera membenahi pelayanan PLN, karena listrik bagi kami sudah menjadi kebutuhan pokok,” keluh ibu tiga orang anak ini. (adj)











